Semoga para mahasiswa dapat beradaptasi dengan baik di Desa Beroanging, membantu mengintervensi berbagai permasalahan kesehatan, serta senantiasa menjaga komunikasi yang intensif dengan pemerintah desa,” ujar Nurdin.
Senada dengan hal tersebut, Kepala UPT Puskesmas Barana, Nani Sumaryanti, S.Kep., Ns., menyatakan kesiapan instansinya dalam mendukung penyediaan data dan informasi kesehatan yang diperlukan demi kelancaran program.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi aktif agar program ini memberikan dampak yang optimal, Ujarnya
Dukungan strategis turut disampaikan oleh Camat Bangkala Barat, Andi Ijo Paramisang, S.Sos. Ia menilai program pengabdian ini sebagai ruang pembelajaran esensial yang saling menguntungkan bagi mahasiswa maupun masyarakat.
Usai memberikan arahan, Camat Bangkala Barat secara resmi membuka Seminar Awal PPK Ormawa BKMF Sinapsis FIKK UNM, yang sekaligus menandai dimulainya seluruh rangkaian kegiatan pengabdian di Desa Beroanging.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan program kerja “Baruga Sipakatau”, diikuti dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif.
Melalui forum ini, diharapkan terbangun sinergi dan komitmen yang kuat antara mahasiswa, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat guna mewujudkan program pengabdian yang berkelanjutan serta berdampak nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Desa Beroanging. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
