HARIAN.NEWS, JAKARTA – Timnas Tanjung Verde mengukir tinta emas dalam sejarah sepak bola negaranya. Negara kecil dari Afrika Barat itu resmi melangkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 usai menahan imbang 0-0 Arab Saudi pada laga terakhir Grup H di NRG Stadium, Houston, Sabtu (27/6/2026) waktu setempat.
Hasil imbang ini cukup untuk mengantar Tanjung Verde finis di peringkat kedua klasemen. Capsa ini menjadi momen yang tak terlupakan mengingat ini adalah kali pertama mereka menembus fase gugur Piala Dunia sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di turnamen akbar tersebut.
Baca Juga : Drama Kartu Merah VAR, Irak Tersingkir Usai Dibantai Senegal 5-0
Duel Taktis dan Ketegangan di Bawah Mistar
Pertandingan berjalan dengan intensitas tinggi penuh tekanan. Arab Saudi yang terpaksa membutuhkan kemenangan untuk lolos, langsung tampil eksplosif sejak awal babak pertama.
Serangan bertubi-tubi dilancarkan oleh tim asal Timur Tengah itu, namun kesigapan lini pertahanan membuat peluang-peluang tersebut menemui jalan buntu.
Baca Juga : Bungkam Curacao 2-0, Pantai Gading Pastikan Tiket 32 Besar
Tanjung Verde tidak mengendur. Mereka memilih taktik disiplin dan low-block, sambil sesekali menggeber serangan balik mematikan.
Duel ini berubah menjadi panggung bagi para penjaga gawang. Kiper Tanjung Verde, Vozinha, tampil bak benteng pertahanan terakhir yang sulit ditembus. Ia berhasil menggagalkan sejumlah peluang berbahaya yang dibangun oleh lini serang Arab Saudi.
Di sisi lain, Mohammed Al Owais juga tak kalah gemilang. Kiper Arab Saudi itu melakukan beberapa penyelamatan krusial untuk menepis ancaman dari serangan balik cepat Tanjung Verde.
Baca Juga : Meksiko Hajar Ceko 3-0, El Tri Juara Grup A
Arab Saudi Angkat Koper, Spanyol Dominasi Grup H
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor kacamata 0-0 tetap bertahan. Bagi Tanjung Verde, angka ini setara dengan tiket emas.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
