Ia mengenang masa-masa saat Tamsil menjadi Sekretaris di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) pada awal 1980-an.
“Pak Tamsil adalah pribadi yang inklusif dan visioner. Beliau tidak ragu untuk melangkah keluar dari zona nyaman dan memperluas jejaringnya. Ketika beliau memutuskan untuk bergabung dengan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), saya sehagai Ketua PMII di IKIP waktu itu, memberikan izin penuh. Beliau pun tidak hanya aktif, tapi juga menorehkan sejarah sebagai Ketua Umum HMI MPO,” ungkap Andi Jamaro.
Baca Juga : Konsisten Suarakan Asta Cita, Tamsil Linrung Raih Penghargaan Nasional
Andi Jamaro juga menyoroti peran Tamsil Linrung dalam merawat harmoni di tengah perbedaan. Salah satu contohnya adalah ketika Tamsil menjadi mediator dalam konflik antara tokoh Muhammadiyah, Amien Rais, dan KH Muhammad Nur Iskandar dari Nahdlatul Ulama.
Kala itu, Tamsil yang menjabat sebagai Bendahara Umum Partai Amanat Nasional (PAN) mampu menjadi jembatan dialog yang efektif.
“Pak Tamsil adalah solidarity maker sejati. Ketika ada konflik besar, beliau hadir sebagai penengah. Ini menunjukkan kematangan dan kebesaran jiwa dalam memandang perbedaan,” tambahnya.
Baca Juga : DPD RI Soroti Ketimpangan MBG, Tamsil Dukung Penutupan 136 SPPG Tak Penuhi Standar
Lebih jauh, Andi Jamaro menilai bahwa karakter kepemimpinan Tamsil Linrung yang mampu merangkul keberagaman menjadi modal penting untuk memimpin komunitas besar seperti Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS).
“Jika kita berbicara tentang sosok pemimpin yang mampu mempersatukan dan menegaskan komitmen terhadap solidaritas, maka Pak Tamsil adalah jawabannya,” tegas Andi Jamaro.
Meski dalam acara tersebut sejumlah pihak memberikan dukungan terhadap Tamsil Linrung untuk memimpin KKSS, Wakil Ketua DPD RI ini belum memberikan jawaban tegas.
Baca Juga : Ketua Harian KKSS: Perkuat Jumlah dan Kualitas Sudagar untuk Akselerasi Ekonomi Nasional
Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh, termasuk Jafar Hafsah, Marwah Dauh Ibrahim, serta para guru besar dari Universitas Hasanuddin dan Universitas Pertahanan. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

