HARIAN.NEWS, MEDAN – Telkomsel menyampaikan duka mendalam atas bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah daerah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Banjir dan longsor yang terjadi memicu pemadaman listrik luas dan mengganggu aktivitas warga, termasuk operasional layanan telekomunikasi.
Baca Juga : Registrasi Kartu SIM Kini Pakai Biometrik Pengenalan Wajah, Ini Aturan Barunya!
Menyikapi kondisi tersebut, Telkomsel bergerak cepat melakukan percepatan pemulihan jaringan serta menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak.
Vice President Consumer Business Area Sumatera Telkomsel, Saki Hamsat Bramono, mengatakan pihaknya terus berupaya hadir di tengah situasi darurat.
“Kami turut berduka atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di berbagai wilayah Sumatera,” ucapnya.
Baca Juga : BI Waspadai Tekanan Inflasi 2026 di Sulsel, Bencana Alam dan HBKN Jadi Pemicu
Di tengah tantangan akses dan infrastruktur yang masih sulit, kami berkomitmen memaksimalkan seluruh upaya percepatan pemulihan jaringan, sekaligus memperluas bantuan kemanusiaan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Semoga langkah ini dapat meringankan beban masyarakat terdampak,” ujarnya.
Dampak bencana terpantau cukup parah di Aceh, dengan gangguan pada lebih dari 1.430 site, 2.400 BTS, dan 15 STO.
Baca Juga : Telkomsel Gandeng Muslim Pro Hadirkan Paket Bundling Ramadan di MyTelkomsel
Kendala terbesar disebabkan pemadaman listrik, robohnya tower SUTET, serta akses jalan yang terputus. Proses pemulihan membutuhkan dukungan khusus seperti penggunaan perahu karet dan perangkat satelit.
Di Sumatera Utara, sekitar 1.100 site, 1.900 BTS, dan 10 STO masih terdampak, terutama di wilayah Gunung Sitoli, Teluk Dalam, dan Sibolga akibat terputusnya jaringan fiber optik di jalur Sibolga–Barus.
Sementara di Sumatera Barat, gangguan dialami lebih dari 190 site, 360 BTS, dan 1 STO, dipicu kerusakan infrastruktur dan jalur backbone di sejumlah titik.
Baca Juga : Pasokan Pangan Terjaga, Aceh, Sumut, dan Sumbar Alami Deflasi Pascabencana
Telkomsel juga mengoptimalkan bantuan sosial untuk warga. Perusahaan menyalurkan paket sembako dan air bersih kepada lebih dari 400 KK pengungsi di Aceh Singkil dan lebih dari 1.200 KK di Pidie Jaya.
Bantuan dapur umum turut dihadirkan bagi masyarakat terdampak di Sibolga. Selain itu, distribusi sembako dan air bersih juga dilakukan untuk warga di Sipirok (Tapanuli Selatan), Agam, Tanah Datar, Pasaman Barat, serta sejumlah titik lain di wilayah Sumut, Aceh, dan Sumbar melalui posko kemanusiaan setempat.
Telkomsel memastikan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan berbagai instansi terkait terus dilakukan untuk mempercepat pemulihan jaringan dan memastikan bantuan tepat sasaran. Perusahaan juga mengimbau masyarakat tetap waspada serta mengutamakan keselamatan selama masa darurat.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

