Logo Harian.news

Tim Pengabdian Masyarakat UMY Beri Pelatihan Pemasangan Bata Ringan ke Puluhan Tukang

Editor : Moh Islam Sabtu, 15 April 2023 14:16
Tim Pengabdian Masyarakat UMY Beri Pelatihan Pemasangan Bata Ringan ke Puluhan Tukang
APERSI

MAGELANG, HARIAN.NEWS – Puluhan tukang bangunan tertawa sumringah, pasalnya mereka senang telah mendapat pelatihan tata cara pemasangan bara ringan dari Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Menurut Ketua Tim Pengabdian Masyarakat UMY, Ir Edi Hartono, pelatihan ini diberikan kepada tukang bangunan mengingat bata ringan merupakan material baru yang harus dipahami oleh para tukang bangunan. Pelatihan yang digelar pada 22 Februari 2023 laku itu, melibatkan 28 peserta tukang bangunan dari wilayah Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang.

Baca Juga : Ramai ‘Cawe-cawe’ Presiden Prabowo

“Tukang harus tahu kelebihan dan kekurangan bata ringan. Begitu pula cara aplikasinya yang benar agar mendapatkan hasil yang maksimal,” kata Edi Hartono dalam rilisnya diterima redaksi media ini, Jumat, 14 April 2023.

Disebutkan oleh Edi, pelatihan ini bertempat di rumah makan Wedhus Njedir, Desa Karang Kembang, Ngluwar. Peserta yang hadir mengisi presensi kehadiran dan kuisioner tentang pengetahuan bata ringan.

Adapun acara diawali dengan presentasi pengenalan bata ringan oleh Dedi dari produsen bata ringan Blesscon. Usai pemaparan peserta diberikan pelatihan praktek langsung pemasangan bata ringan oleh tim teknis pabrik.

Baca Juga : Fakta PDIP di Jateng: Menang 8 Dapil, tapi Ganjar-Mahfud Kalah

“Beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam pemasangan dijelaskan mulai dari cara memotong bata ringan, mengaduk mortar, melapis mortar, dan memasang bata ringan dijelaskan oleh pemateri,” terang Edi.

Sementara itu, salah satu peserta Slamet mengatakan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat bagi para tukang. Tukang jadi tahu bagaimana cara memasang bata ringan yang benar.

“Kelebihan bata ringan ini praktis dan pemasangannya cepat sehingga sebenarnya secara hitungan biaya, pemakaian bata ringan ini tidak lebih mahal dibandingkan dengan bata merah,” sebut Slamet.

Baca Juga : Sudirman Said Ajak Relawan Pilgub 2018 Menangkan Anies di Jawa Tengah

Dalam satu dekade terakhir banyak bermunculan beragam material baru sebagai alternatif material bangunan seperti baja ringan, galvalum, semen mortar, bata ringan dan lain-lain. Baja ringan banyak digunakan sebagai material alternatif pengganti kayu pada konstruksi rangka.

Galvalum hadir sebagai pengganti seng, asbes, genteng dll. Bata ringan dapat sebagai pengganti bata merah yang mulai sulit didapatkan.

“Tukang-tukang semestinya mendapatkan pelatihan agar dapat mengaplikasikan material-material baru tersebut secara benar dan owner/pemilik bangunan mendapat manfaat maksimal,” tambah menyudahi perbincangannya sembari mengakui jika pelatihan diberikan atas kerjasama dari Tim Pengabdian Masyarakat UMY M dengan toko bangunan di wilayah Ngluwar dan salah satu produsen bata ringan. (Mohis)

Baca Juga : Harga Beras di Pasar Muntilan Capai Rp 14.000/Kg

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda