Logo Harian.news

Trade Misinvoicing Mengancam, Gibran: Ada Arus Gelap di Balik Ekspor-Impor

Editor : Andi Awal Tjoheng Senin, 13 April 2026 15:03
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. (IG@gibran_rakabuming)
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. (IG@gibran_rakabuming)

Para pelaku biasanya memanfaatkan harga komoditas yang fluktuatif dan sulit diverifikasi untuk menyembunyikan selisih harga.

Peringatan untuk Semua: Jaga Transparansi, Hentikan Kebocoran

Gibran tidak hanya membeberkan masalah. Ia juga menegaskan perlunya penanganan serius. Transparansi data perdagangan, penguatan sistem verifikasi bea cukai, dan kerja sama internasional menjadi kunci.

Baca Juga : Prabowo Salat Id di Aceh Tamiang, Gibran di Istiqlal Jakarta

“Ini soal keadilan ekonomi. Jangan sampai praktik-praktik seperti ini terus terjadi tanpa sanksi tegas,” pesannya.

Alarm bagi Seluruh Pemangku Kebijakan

Baca Juga : Ketika Wapres Gibran dan Mentan Amran Kompak Dorong Rice Transplanter di Ngawi

Pernyataan Wapres Gibran ini sekaligus menjadi alarm bagi Kementerian Perdagangan, Bea Cukai, dan seluruh aparat penegak hukum. Jika tidak segera ditindaklanjuti, Indonesia bakal terus kehilangan sumber daya finansial yang seharusnya menjadi fondasi pembangunan nasional.

Satu hal yang pasti: perang melawan trade misinvoicing baru saja dimulai. ***

 

Baca Juga : Wapres Gibran Dorong Anak Muda Kembangkan AI di Indonesia

DISCLAIMER: Artikel ini disusun berdasarkan pernyataan resmi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada 12 April 2026. Data yang digunakan bersumber dari Sekretariat Wakil Presiden.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Halaman
Penulis : ANDI AWAL TJOHENG

Follow Social Media Kami

KomentarAnda