Ia menjelaskan penetapan Bunda Guru dilakukan melalui proses panjang dengan mempertimbangkan rekam jejak, komitmen, serta kontribusi nyata terhadap perjuangan guru.
“Pemilihan Ibu Andi Tenri Indah dilakukan melalui berbagai pertimbangan organisasi. Beliau dinilai memiliki kepedulian tinggi terhadap dunia pendidikan dan konsisten memperjuangkan aspirasi para guru,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Gowa H. Sappe Mangiriang mengungkapkan keputusan tersebut lahir dari hasil pembahasan bersama seluruh pengurus PGRI.
Menurutnya, Andi Tenri Indah tidak hanya aktif menghadiri kegiatan pendidikan, tetapi juga sering terlibat langsung dalam mengawal berbagai persoalan yang dihadapi tenaga pendidik.
“Kami melihat kepedulian beliau bukan sekadar seremonial. Beliau hadir ketika guru membutuhkan dukungan. Karena itu kami yakin beliau layak menjadi Bunda Guru Kabupaten Gowa,” ujarnya.
Baca Juga : Dorong Pengembangan UMKM Lokal, Dekranasda Gowa Hadirkan Galeri Mini Pusat Pembinaan
Fokus Program Pendidikan
Dalam kesempatan yang sama, PGRI Kabupaten Gowa juga memaparkan sejumlah agenda strategis organisasi sepanjang 2026.
Selain menargetkan prestasi terbaik pada Porseni PGRI tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, PGRI juga tengah mempersiapkan pembangunan Gedung PGRI Kabupaten Gowa yang rencananya dimulai melalui peletakan batu pertama pada 25 November 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Guru Nasional.
Baca Juga : Wakil Bupati Gowa dan Pengurus HNSI Bahas Pengembangan Potensi Nelayan hingga Wisata
PGRI berharap kehadiran Bunda Guru mampu menjadi motor penggerak kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi profesi, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta kesejahteraan guru di Kabupaten Gowa.***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
