Logo Harian.news

Wamenaker: Mahasiswa Wajib Punya Sertifikasi Kompetensi, Ijazah Saja Tidak Cukup!

Editor : Andi Awal Tjoheng Senin, 08 Juni 2026 18:33
Seminar Nasional Mercubuana Competency Network (MBCN) 2026 yang dihadiri ratusan mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia ||(Foto_birohumaskemnaker)
Seminar Nasional Mercubuana Competency Network (MBCN) 2026 yang dihadiri ratusan mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia ||(Foto_birohumaskemnaker)

Manfaatkan Masa Kuliah Secara Maksimal

Wamenaker juga memberikan pesan praktis: jangan sia-siakan masa kuliah. Ia mendorong mahasiswa untuk aktif mengikuti berbagai program pengembangan diri seperti pelatihan keterampilan, program magang, dan uji kompetensi.

Baca Juga : Kemnaker Fasilitasi Sertifikasi BNSP Gratis untuk Peserta MagangHub

“Jadikan masa kuliah sebagai kesempatan emas untuk terus belajar dan mengasah kemampuan. Pengalaman dan pengakuan kompetensi akan menjadi nilai tambah besar saat memasuki pasar kerja,” ujarnya.

Afriansyah menekankan, perubahan terjadi begitu cepat. Mereka yang tidak beradaptasi akan tertinggal. Karena itu, sikap adaptif, produktif, dan proaktif dalam mengembangkan diri menjadi kunci.

Kolaborasi Lintas Sektor

Baca Juga : Menaker: Magang Nasional Perkuat Kesiapan Kerja Generasi Muda

Lebih lanjut, Afriansyah menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan sinergi kuat antara pemerintah, perguruan tinggi, lembaga pelatihan, dan industri.

“Kolaborasi ini penting agar kurikulum dan program pelatihan selaras dengan kebutuhan dunia kerja. Jangan sampai ada mismatch antara apa yang diajarkan di kampus dan apa yang dibutuhkan industri,” tegasnya.

Daya Saing Indonesia di Mata Global

Baca Juga : Menaker Pastikan Lulusan Magang Nasional Kantongi Sertifikasi Kompetensi Gratis

Penguatan tiga pilar ini, menurut Afriansyah, bukan hanya untuk kepentingan individu mahasiswa, tetapi juga untuk meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global. SDM yang unggul, tersertifikasi, dan kompeten akan menjadi modal utama Indonesia dalam menghadapi tantangan ekonomi global.

“Tenaga kerja yang adaptif, produktif, dan bersertifikat akan memperkuat posisi Indonesia. Ini tentang masa depan bangsa,” pungkasnya.

Respons Dunia Kampus

Baca Juga : Green Jobs 2026: Kemnaker Siapkan SDM Kompeten Sektor Kendaraan Listrik

Seminar MBCN 2026 ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia. Para peserta menyambut positif arahan Wamenaker. Banyak yang menyadari bahwa sertifikasi kompetensi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan di era kompetisi ini.

Beberapa peserta seminar mengungkapkan rencana untuk segera mengikuti program uji kompetensi dan magang industri sebelum lulus. Mereka memahami bahwa bekal akademik harus dilengkapi dengan bukti kompetensi yang terstandarisasi. ***

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Halaman
Penulis : ANDI AWAL TJOHENG

Follow Social Media Kami

KomentarAnda