Logo Harian.news

HARIAN BANTAENG

Waspada El Nino Godzilla, Bupati Bantaeng: Ini Bukan Musim Kemarau Biasa

Editor : Andi Awal Tjoheng Jumat, 24 April 2026 19:55
Bupati Bantaeng buka rakor antisipasi El Nino Godzilla.  (HO_humaskominfobantaeng)
Bupati Bantaeng buka rakor antisipasi El Nino Godzilla. (HO_humaskominfobantaeng)
APERSI

Bupati Bantaeng Buka Rakor Antisipasi Dampak El Nino Godzilla

HARIAN.NEWS, BANTAENG – Pemerintah Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, tidak mau lengah. Di tengah prediksi datangnya fenomena El Nino ekstrem yang dijuluki El Nino Godzilla, Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, langsung menggelar rapat koordinasi darurat, Jumat (24/4/2026).

Baca Juga : Bupati Sinjai Dorong SRG Perkuat Ketahanan Pangan dari Daerah

Fenomena ini disebut-sebut bakal lebih ganas dari El Nino besar yang pernah melumpuhkan sektor pertanian dunia pada 1997-1998 dan 2015-2016. Ancaman terbesarnya: kekeringan panjang yang bisa memutus rantai produksi pangan dan mengancam komoditas unggulan Bantaeng.

“Ini bukan musim kemarau biasa. Intensitasnya ekstrem. Kita harus antisipasi sejak dini agar dampak terhadap produksi pertanian bisa diminimalisir,” tegas Bupati Fathul di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng.

Rakor ini tidak hanya diisi ceramah. Bupati Fathul meminta para petani, penyuluh lapangan, dan kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) berbicara terus terang. Menurutnya, strategi antisipasi tidak boleh lahir dari balik meja kantor.

Baca Juga : Potensi Kekeringan Menguat, Kementan Dorong Optimalisasi Pompa Air

“Kita ingin solusi konkret, berbasis kondisi riil petani. Saran dari mereka yang berhadapan langsung dengan tanah dan air sangat penting,” ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian Bantaeng, Mahyudin, melaporkan bahwa pihaknya sudah dua kali menggelar pertemuan internal dengan koordinator penyuluh. Hari ini adalah langkah penguatan untuk menyusun banteng terakhir menghadapi ancaman kekeringan.

“Kami fokus pada tiga hal: pengelolaan sumber air, penyesuaian pola tanam, dan pendampingan ketat ke petani,” jelas Mahyudin.

Baca Juga : Ketahanan Pangan Bukan Slogan Politik

Kenapa Disebut El Nino Godzilla?

Istilah Godzilla merujuk pada kekuatan fenomenal El Nino yang mampu memanaskan suhu permukaan laut Pasifik secara ekstrem. Dampaknya bagi Indonesia, khususnya Bantaeng:

– Curah hujan anjlok drastis
– Risiko gagal panen meningkat
– Ketersediaan air irigasi terancam kritis

Baca Juga : Presiden Prabowo Pastikan Ketahanan Pangan RI Kuat di Tengah Krisis Dunia

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Halaman

Follow Social Media Kami

KomentarAnda