HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Yamaha LEXi LX 155 series telah melakukan pembaruan perangkat yang lebih canggih. Perubahan di sektor dapur pacu LEXi LX 155 series kini ditingkatkan. Pasalnya pada generasi sebelumnya, LEXi hanya mengusung mesin berkubikasi 125cc, dan kini telah ditingkatkan dengan pengaplikasian mesin Blue Core berkapasitas 155cc.
Service Education, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg, Ferry Nurul Fajar mengatakan, saat ini mesin Blue Core 155cc LEXi LX menerima banyak sentuhan peningkatan, sehingga mampu menghasilkan tenaga maksimum sebesar 11,3 kW / 8.000 rpm serta torsi maksimum sebesar 14,2 Nm / 6.500 rpm.
Baca Juga : Siap-siap, Yamaha Cup Race 2026 Bakal Suguhkan Aksi Balap Spektakuler hingga Promo Menarik
“Seperti yang telah disampaikan pada saat peluncuran produk di awal tahun, mesin yang dipakai LEXi LX 155 adalah mesin Blue Core 155cc generasi terbaru yang mendapat rombakan pada design camshaft, piston, head, jalu roli dan beberapa bagian lainnya. Efek dari improvement ini adalah meningkatnya efisiensi mekanis yang membuat mesin motor menjadi minim gesekan dan vibrasi, sehingga akselerasi serta performanya menjadi lebih baik,” terangnya dalam keterangan resmi yaang dikutip Kamis (14/02/2024).
Nah, untuk sentuhan perubahan yang terdapat pada mesin LEXi LX bisa disimak penjelasannya di bawah ini.
1. Body Cylinder & Forged LEXi LX 155 Series
Peningkatan kubikasi mesin pada LEXi LX 155 tentunya membuat Body Cylinder dan Forged Piston menjadi berubah, khususnya pada ukuran diameter yang kini lebih besar, yaitu 58 x 58,7 (bore x stroke). Dinding Cylinder pun juga turut dibuat sehalus mungkin untuk meminimalisir gesekan dan mengurangi “oil loss”.
Baca Juga : Yamaha GEAR ULTIMA Hybrid Tampil Ekspresif dengan Varian Warna Baru
2. Head Cylinder & Valve LEXi LX 155 Series
Tidak hanya pada Body Cylinder & Forged Piston saja, perubahan jeroan mesin juga turut menyasar area Head Cylinder yang kini mampu menghasilkan kompresi rasio lebih besar, menjadi 11,6 dari sebelumnya hanya 11,2. Peningkatan ini datang dari ukuran dome capacity yang dibuat menjadi lebih kompak. Selain itu, perubahan Design Head cylinder juga dibarengi dengan perubahan dimensi desain pada diameter kepala Valve yang menajadi lebih besar.
3. Crankshaft & Rotor Assy LEXi LX 155 Series
Mesin LEXi LX 155 memiliki ukuran Crankshaft yang lebih pendek dari LEXi yang sebelumnya, yaitu 277,8 mm berbanding 283,8 mm serta dimensi dan berat Rotor Assy yang lebih ringan, yaitu 1.130 gr berbanding 1.250 gr. Dengan adanya efisiensi dari sisi ukuran dan berat pada komponen-komponen tersebut, maka berimbas pada akselerasi motor yang menjadi lebih baik.
4. Camshaft LEXi LX 155 Series
Bagian Camshaft pada mesinLEXi LX 155 juga turut mendapat sentuhan pembaruan. Jika sebelumnya pin dowel yang berfungsi sebagai dudukan sprocket cam chain dibuat terpisah, kini menjadi satu kesatuan (build in) dengan Camshaft. Efeknya menjadi lebih rigid sehingga lebih minim gesekan.
Baca Juga : SJAM Serahkan Hadiah Rumah di HUT ke-50, Satriani Jadi Pemenang Beruntung
5. Hydraulic Tensioner LEXi LX 155 Series
Salah satu perubahan yang paling signifikan pada mesin Blue Core generasi terbaru yang dipakai oleh LEXi LX 155 ada pada bagian tensioner-nya. Jika pada mesin generasi sebelumnya gate stopper (bantalan untuk menekan rantai keteng) hanyaditekan oleh per dan tuas, kali ini proses penekanan dilakukan dengan mengkombinasikan per dan juga oli, atau disebut dengan istilah Hydraulic Tensioner. Penggunaan Hydraulic Tensioner, membuat kinerja mesin menjadi lebih minim vibrasi dan suara lebih halus.
6. Jalur Oli Baru LEXi LX 155 Series
Perubahan signifikan yang terakhir adalah jalur oli baru. Pada mesin Blue Core generasi sebelumnya, jalur oli hanya untuk menyuplai pelumasan di bagian Cylinder Head dan Cylinder Body, namun kini ditambah kebagian Hydraulic Tensioner. Dengan adanya jalur oli baru ini, maka desain Crankcase menjadi berbeda dengan mesin Blue Core 155cc lainnya.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

