MAKASSAR, HARIAN.NEWS – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makasar mengungkap penyebab robohnya kubah Masjid Ittifaqul Jamaah di Jalan Barukang, Kecamatan Ujung Tanah.
Hasil uji konstruksi yang telah dilakukan, bangunan dianggap tidak layak digunakan. Olehnya, masjid tidak bisa lagi dimanfaatkan untuk aktivitas ibadah dan lainnya.
Baca Juga : Pemkot Makassar Akan “Sulap” TPA Antang Tahun Ini
Kepala Dinas PU Makassar Zuhaelsi Zubir mengatakan, telah melakukan rapat bersama dengan beberapa stakeholder terkait menyikapi konstuksi bangunan tersebut.
Dari hasil rapat, dianjurkan agar bangunan tidak digunakan untuk sementara waktu. Hal ini sambil menunggu hasil pengujian selanjutnya.
“Kami mengadakan rapat dimana terkait pelaksanaan dan kelayakan masjid, dimana hasil rapat dianjurkan bangunan masjid tidak digunakan sementara waktu sambil menunggu pengujian selanjutnya,” jelasnya Selasa (28/3/2023). Dia
Baca Juga : Investasi Sosial Rp11 Miliar, Huabao Dirikan Tiga Masjid untuk Warga Morowali
Senada Wali Kota Makassar, Danny Pomanto mengatakan kubah masjid itu roboh karena faktor usia yang sudah tua.
“Bukan cuman kubah, jadi semuanya tidak layak. Ini faktor usia karena sudah 32 tahun, bukan karena kualitas bangunan,” jelasnya.
Dia menambahkan, Dinas PU telah dan sedang menjalankan uji struktur bangunan. Mulai dari plat beton, balok, lantai dan seluruh komponen bangunan diperiksa.
Baca Juga : JK Soroti Akses Ibadah di Masjid Al-Aqsa, Nilai Bertentangan dengan Prinsip Kemanusiaan
“Ini hasil struktur diuji balok dari lantai ke lantai. Sebenarnya sudah final tidak bisa dipakai,”
Rencananya, masjid itu akan direvitalisasi total. Untuk sementara, warga beribadah di tenda darurat yang disiapkan pemerintah.
“Jadi kita mau bangun ulang ini masjid, segera mungkin,” tutupnya.
Baca Juga : Jejakkan Kaki di Taj Mahal India, Dokter ‘Koboi’: Romantika Keagungan dan Kebesaran Allah
Insiden naas itu terjadi usai Salat Isya. Sebanyak 12 korban dilarikan ke rumah sakit. Diantaranya, sepuluh korban dilarikan ke RSAL Jala Ammari, dan masing-masing satu korban di RS Akademis Jaury Jusuf dan PKM Pattingalloang.
Danny Pomanto juga mengunjungi para korban di tiga rumah sakit. Ia memberikan dukungan moril dan berjanji akan menanggung biaya pengobatan para korban.
“Semua pembiayaan pemerintah kota yang tanggung,” tegasnya.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

