HARIAN.NEWS, SIDRAP – Bupati Sidrap terpilih Syaharuddin Alrif optimistis kampung halamannya, Sidrap, akan menjadi salah satu kabupaten penyumbang hasil perkebunan juga pertanian dalam mendukung program Nasional yakni Swasembada Pangan.
Baru-baru ini, pria yang akrab dipanggil Sahar itu mengunjungi Desa Lainungan dan Desa Mattiro Tasi’, Kelurahan Lawawoi, Kecamatan Watang Pulu untuk melihat perkebunan jagung yang jumlah lahannya mencapai 18,3 Hektare.
Kunjungannya tersebut sebagai tindak lanjut dari rapat koordinasi (Rakor) ketahanan pangan beberapa waktu lalu di Kota Makassar, Ia langsung mengecek kesiapan panen jagung digadang-gadang nantinya berkontribusi kepada tanah air terkait pemenuhan pangan.
Baca Juga : Pemerintah Kabupaten Jeneponto Bersinergi Wujudkan Swasembada Pangan
“Ini hasil tindaklanjut dari Rakor Pangan kemarin di Makassar, Sidenreng Rappang sebagai penghasil jagung kurang lebih 18 ribu Hektare dan tahun lalu menghasilkan 90 ribu ton,” katanya.
Sehingga di tahun 2025, Ia menargetkan Sidrap hasil panen jagung akan terus bertambah melebihi hasil panen pada tahun 2024.
“Ke depan semoga bisa bertambah, InsyaAllah tahun ini hasil panen jagung bisa bertambah menjadi 120 ribu ton dalam setahun,” ucap bekas Wakil Ketua DPRD Sulsel itu.
Baca Juga : Gerak Cepat Kemanusiaan: Rusdi Masse Bangunkan Rumah untuk Keluarga di Gubuk Reyot di Sidrap
Tentunya, kata Sahar, pencapaian dari target hasil panen jagung tahun 2024 lalu tersebut membutuhkan dukungan dari beberapa jajaran dari Menteri Kabinet Merah Putih seperti Menteri Pangan, Menteri Pertanian dan Badan Ketahanan Pangan dalam membantu Kabupaten Sidrap berkontribusi terhadap Swasembada Pangan dari hasil panen jagung nantinya.
“Nah tentu ini menjadi perhatian Bapak Presiden, Bapak Menteri Pangan dan Bapak Menteri Pertanian,” tutup Syaharuddin Alrif.
Diketahui, selain menargetkan hasil panen jagung di wilayah Kabupaten Sidrap bertambah satu kali lipat jumlahnya. Sahar juga berkonsentrasi untuk mengembalikan citra Sidrap sebagai lumbung padi di Sulsel mengalahkan Kabupaten Bone dan Soppeng.
Baca Juga : Surplus Beras 2025, Mentan Amran Raih Gelar Bapak Swasembada Pangan dari PERTETA
PENULIS: MUH YUSUF YAHYA
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
