HARIAN.NEWS – Tawuran antar pelajar kembali terjadi di wilayah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Aksi tak terpuji dan merasakan warga ini
viral di sosial media.
Dalam video yang viral itu dua kelompok remaja ini diketahui anak pelajar dan ada diantara pelajar tersebut ada yang membawa senjata tajam jenis clurit.
Baca Juga : Tiket Final Piala Dunia FIFA U-17 Ludes Terjual
Dari keterangan warga ke media harian.news baik melalui WA ataupun disampaikan secara langsung disebutkan lokasi tawuran antar pelajar tersebut diketahui terjadi di wilayah Desa Seloboro pada 4 Mei 2023 sekira pukul 15.00 WIB.
Video tawuran tersebut di-posting dan beredar di WAgrup warga, tak terkecuali di WA Grup Emak-emak Jamus, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang.
Menurut seorang warga berinisial BM (40), kronologi kejadian keluarga mpok pelajar dari SMK Muhammdiyah Salam berkunjung ke rumah temannya di Dusun Medangan, Desa Seloboro, Kecaman Salam. Namun saat rombongan ini kembali tiba-tiba dihadang kelompok pelajar lain di Pertigaan Seloboro dan langsung mengejarnya.
Baca Juga : Hari Guru, Orangtua Siswa Kelas 3 SDN 2 Jamus Beri Kejutan Wali Kelas
“Karena rombongan dari SMK Muhammadiya ini tak tahu-menahu. Mereka pun langsung berlarian menghindari hadangan kelompok pelajar lain itu. Kejar-kejaran pun terjadi,” kata BM.

Seorang pelajar pelaku tawuran tertangkap kamera berlari mengejar lawannya membawa senjata tajam. (Ft. Warga/Mohis/HN)
Diakui oleh warga lain dan saksi melihat kejadian BM, diantara kawanan kelompok yang menghadang pelajar SMK Muhammadiyah itu ada yang membawa senjata tajam jenis clurit.
Baca Juga : 31 Desember, Jabatan Bupati dan Wabup Magelang Berakhir
Dalam video yang beredar, pria remaja yang membawa clurit sambil mengejar lawannya menggunakan jaket, tutup kepala bersandal jepit. Pria ini lari sambil mengayunkan senjata tajam yang digenggam mengejar lawannya. Beruntung dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa. Namun seorang pelajar dari SMK Muhammadiyah Salam tersebut mengalami luka gores saham dibagian lengan atas.
“Ya, satu diantara kelompok pelajar yang dihadang itu luka gores saham di lengan. Tapi tidak parah,” terang saksi warga.
Terkait kejadian ini, sejumlah warga Seloboro dam sekitarnya mengaku resah dan was-was atas akai para pelajar ini. Pasalnya, keberadaan mereka mengganggu ketertiban dan mengancam keamanan lingkungan.
Baca Juga : Relawan Ganjar-Mahfud Magelang Raya Gelar Pertemuan Silaturahmi, Ketua Dewan Masjid Indonesia Turut Hadir
“Aksi tawuran seperti ini, sangat meresahkan. Kami takut jika jam-jam masuk dan pulang sekolah karena pelajar ini nekat membawa senjata tajam dan membacakan orang,” terang para warga Seloboro itu yang berpesan untuk tidak ditulis namanya dalam media alasan keamanan. (Mohis)
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

