Logo Harian.news

Anggota DPR RI Deng Ical Kecam Serangan Israel Tewaskan Prajurit TNI: Negara Harus Hadir

Editor : Redaksi Senin, 30 Maret 2026 16:02
Anggota DPR RI Komisi I, Syamsu Rizal MI atau Deng Ical. (Dok. HN)
Anggota DPR RI Komisi I, Syamsu Rizal MI atau Deng Ical. (Dok. HN)

HARIAN.NEWS, JAKARTA – Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKB, Syamsu Rizal MI mengecam keras serangan Israel yang menewaskan satu prajurit TNI yang tergabung dalam misi perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon, serta melukai tiga personel lainnya.

Menurut Deng Ical sapaan Syamsu Rizal serangan tersebut tidak hanya tragis, tetapi juga berpotensi masuk kategori kejahatan perang.

Baca Juga : Komisi I Minta Aturan Pengantaran Barang dan Makanan Ojol Utamakan Kesejahteraan Driver

Ia menegaskan bahwa prajurit TNI yang menjadi korban merupakan bagian dari pasukan perdamaian dunia yang menjalankan mandat internasional, bukan pihak yang terlibat dalam konflik bersenjata.

“Ini persoalan yang sangat serius. Pasukan perdamaian hadir untuk menjaga stabilitas, bukan untuk berperang. Menyerang mereka jelas merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional,” tegasnya, Senin (30/3/2026).

Mantan Wakil Wali Kota Makassar itu menilai, insiden tersebut sulit dianggap sebagai kebetulan. Ada indikasi kuat bahwa serangan dilakukan dengan unsur kesengajaan, sehingga tidak boleh dibiarkan tanpa pertanggungjawaban.

Baca Juga : Sambut HUT RI ke-81, LDII Sulsel Ajak Warga Makassar Donor Darah dan Peduli Sesama

“Jika benar ada unsur kesengajaan, maka ini adalah kejahatan serius. Dunia internasional tidak boleh tinggal diam,” lanjutnya.

Legislator yang terpilih di Dapil Sulsel I ini mendesak Pemerintah Indonesia segera berkoordinasi dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk melakukan investigasi menyeluruh.

Ia menekankan pentingnya proses pengungkapan fakta yang transparan dan akuntabel agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca Juga : Deng Ical Perkuat Struktur Syarikat Islam di Sulsel, 14 Cabang Resmi Dikukuhkan

Selain itu, ia meminta Kementerian Luar Negeri bergerak cepat menangani dampak insiden, termasuk proses pemulangan jenazah prajurit yang gugur dengan penuh penghormatan, serta memastikan prajurit yang terluka mendapatkan perawatan medis terbaik.

“Negara harus hadir. Pemulangan jenazah harus dilakukan secepatnya dengan penuh kehormatan, sementara prajurit yang terluka wajib mendapat penanganan maksimal,” ujarnya.

Politisi dari Dapil Sulawesi Selatan I itu juga menekankan pentingnya sikap tegas dari Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, negara tidak boleh abai dan perlu menyampaikan sikap resmi atas kejadian tersebut.

Baca Juga : Sayembara Nangkap Begal dan Krisis Negara Hukum

“Peristiwa ini bisa menjadi turning point bagi Indonesia untuk mengambil posisi yang lebih tegas terhadap dinamika di Timur Tengah. Negara harus hadir dan bersikap,” katanya.

Di sisi lain, Deng Ical turut mengingatkan seluruh personel TNI yang bertugas dalam misi perdamaian di wilayah konflik agar meningkatkan kewaspadaan.

Ia menilai situasi di Lebanon saat ini sangat rentan, terlebih dengan kondisi yang menunjukkan ketidakpatuhan terhadap hukum internasional.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda