HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Berita tentang kartu Indonesia Sehat (KIS) yang dikabarkan berisi dana Bantuan Sosial (Bansos) sebesar Rp600 ribu hingga Rp1,2 juta baru-baru ini viral di media sosial.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Makassar, Drg. Ita Anwar, mengonfirmasi bahwa informasi tersebut adalah hoaks.
“Ini hoaks. Kami mengimbau masyarakat, khususnya di Kota Makassar, untuk tidak mempercayai dan menyebarkan informasi tersebut,” ujar Ita Anwar dalam keterangan pers, Kamis (7/11).
Baca Juga : Dinsos Bakal Revisi Aturan Penanganan ODGJ di Makassar, Kadis: Dinkes Harus Terlibat
Ita menegaskan pentingnya kehati-hatian dalam menerima kabar seperti itu, agar tidak menimbulkan kebingungannya di masyarakat.
Lebih lanjut, Ita Anwar mengingatkan warga agar tidak membagikan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
Ia juga menjelaskan bahwa pencairan bantuan sosial (Bansos) akan diumumkan langsung oleh pendamping sosial di setiap wilayah yang bersangkutan.
Baca Juga : Ketua TP PKK Makassar Indira Yusuf Ismail Dorong Penguatan Kapasitas SDM Tenaga Pendamping Sosial PKH
“Informasi resmi terkait pencairan Bansos akan disampaikan melalui saluran komunikasi yang sah, seperti akun Instagram resmi Kemensos, situs web Kemensos, dan akun resmi Dinsos,” tambahnya.
Ia meminta masyarakat untuk mengandalkan sumber yang terpercaya untuk mendapatkan informasi yang akurat.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
