Logo Harian.news

Beda Suara Appi dan BPKAD Makassar soal Efisiensi Anggaran Rp 300 Miliar

Editor : Rasdianah Rabu, 05 Maret 2025 09:47
Kepala BPKAD Muhammad Dakhlan, Foto: HN/Sinta.
Kepala BPKAD Muhammad Dakhlan, Foto: HN/Sinta.
APERSI

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar tengah berupaya melakukan efisiensi anggaran, hal ini sesuai dengan instruksi dari Presiden Prabowo Subianto.  Belum lama ini, Wali Kota Makassar menyebut, menyebut telah mengindentifikasi anggaran sebesar Rp 300 miliar yang akan dialokasikan untuk program-program strategis.

Namun, dikonfirmasi terpisah, jumlah efisiensi anggaran tersebut rupanya berbeda dengan yang disebutkan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Makassar, Muhammad Dakhlan.

Baca Juga : Safari Ramadan Ditutup di Barrang Lompo, Munafri Siapkan “Pete-pete Pulau” Gratis dan Target Listrik 24 Jam

Menurut Dakhlan, angka Rp 300 miliar masih belum bisa dipastikan karena masih dalam proses pembahasan.

“Kalau angka itu kemungkinan tidak bisa dapat, ini sementara dirapatkan dengan Pak Sekda. Saat ini, teman-teman anggaran masih menyisir mana yang bisa kita efisiensikan,” ujar Dakhlan, Rabu (4/3/2025).

Ia menambahkan bahwa pengurangan anggaran perjalanan dinas sudah pasti dilakukan, bahkan hingga 50 persen. Namun, untuk mencapai angka Rp 300 miliar, masih diperlukan kajian lebih lanjut terkait pos-pos anggaran lainnya yang bisa dikurangi.

Baca Juga : Apresiasi Garda Terdepan Kota, Munafri Serahkan Paket Lebaran untuk Satgas Kebersihan

“Sementara, teman teman anggaran sisir, mana yang bisa kita, Yang jelas SPPD sudah pasti, itu 50 persen dikurangi,” tutupnya.

Sebelumnya, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan, Tim transisi telah mengidentifikasi dan memangkas anggaran hingga Rp300 miliar yang akan dialokasikan untuk program-program strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kami telah mengevaluasi pola penggunaan anggaran, membandingkan belanja dengan pendapatan, dan memangkas pengeluaran yang dinilai sebagai pemborosan besar. Anggaran yang tidak efektif akan dialihkan ke program prioritas yang harus segera berjalan,” ujar Munafri dalam Rapat Paripurna Sertijab Wali Kota Makassar serta pemaparan visi-misi Wali Kota dan Wawali Kota terpilih periode 2025-2030, Senin (3/3/2025).

Baca Juga : Safari Ramadan di Rappocini, Wali Kota Munafri Ajak Warga Perkuat Sinergi Bangun Makassar

Beberapa langkah efisiensi yang dilakukan mencakup pengurangan biaya perjalanan dinas (SPPD), optimalisasi penggunaan kantor sebagai lokasi pertemuan, serta rasionalisasi anggaran makan dan minum. Pemerintah Kota Makassar juga akan melakukan penyesuaian dan pergeseran alokasi APBD Tahun 2025 sesuai dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900/833/SJ tentang penyesuaian pendapatan dan efisiensi belanja daerah.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Makassar saat ini juga tengah menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Perubahan dan APBD Perubahan Tahun 2025. Kebijakan ini akan diselaraskan dengan program prioritas pembangunan nasional melalui ASTA CITA serta Program Unggulan MULIA yang menjadi fokus utama tahun depan.

PENULIS: NURSINTA

Baca Juga : Safari Ramadhan di Manggala, Wali Kota Makassar Optimis Banjir Teratasi Secara Perlahan

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda