HARIAN.NEWS – Di tahun politik menjelang Pemilu 2024, mantan Wakil Presiden yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla dengan tegas mengingatkan agar tidak dipergunakannya masjid sebagai tempat kampanye politik, yang menggiring maasa terhadap parpol atau kandidat.
Menurut Jusuf Kalla, masjid kiranya dapat dimanfaatkan sebagai siar islam dan mempersatukan ummat.
Ketua DMI, Jusuf Kalla. Mengkhawatirkan adanya beberapa upaya ‘berpolitik’ di masjid yang berpotensi mengundang upaya saling sindir, saling serang antar kelompok atau indivudu dalam konteks perpolitikan.
Baca Juga : Masjid Tak Sekadar Tempat Ibadah, Jusuf Kalla Tekankan Peran Sosial dan Ekologis
Masjid diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal, menggugah nilai keibadahan, keluhuran dan kebersamaan ummat.
Masjid juga kiranya difungsikan sebagai tempat pendidikan keagamaan, mencetak generasi yang islami.
Masjid kiranya menjadi tempat nyaman untuk memperbanyak amalan ibadah khususnya di bulan Ramadhan.*
Baca Juga : Dari Tanjung Priok, PMI Kirim Relawan dan Ribuan Ton Logistik untuk Korban Bencana
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
