Logo Harian.news

Cegah KLB, BPOM Berharap Dilibatkan di MBG dari Awal hingga Distribusi

Editor : Rasdianah Senin, 19 Mei 2025 14:16
Kepala BPOM Taruna Ikrar. Dok. Ist
Kepala BPOM Taruna Ikrar. Dok. Ist

HARIAN.NEWS, JAKARTA – Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Taruna Ikrar mengutarakan keinginannya untuk dilibatkan dalam program makan bergizi gratis (MBG) dari awal pemilihan bahan baku hingga akhir distribusi.

Menurutnya, hal ini bertujuan agar kejadian luar biasa (KLB) yang merugikan bisa dicegah.

“Kita berharap dilibatkan mulai dari awal. Selama ini yang kita dilibatkan, ada MoU dilibatkan dalam hal pendampingan untuk hubungannya dengan training of trainee-nya, ToT, untuk para SPPG yang akan turun atau SPPI yang akan menjelaskan, itu kita dilibatkan,” ujar Taruna, dikutip dari laman kumparan, Senin (19/5/2025).

Baca Juga : Indonesia–Singapura Perkuat Kolaborasi Pengawasan Obat dan Makanan, BPOM RI Terima Apresiasi WHO Listed Authority dan HUT ke-25

“Setelah itu berikutnya dilibatkan kalau terjadi kejadian luar biasa. Nah kita berharap kita pingin terlibat untuk sebelum supaya kita bisa mencegah, kita bisa membantu tercegahnya kejadian luar biasa itu,” sambung dia.

Ia menjelaskan, selama ini badan gizi hanya dilibatkan untuk memitigasi kalau ada KLB seperti keracunan massal yang diakibatkan makanan pada MBG.

“Nah, jadi kita dilibatkan oleh Badan Gizi, jadi Badan Gizi melibatkan Badan POM. Hanya belum maksimal sesuai dengan MoU dan harapan yang diharapkan oleh Badan POM,” ucap Taruna.

Baca Juga : Taruna Ikrar: BPOM dan Baharwathan Kemhan Perkuat Sinergi Kemandirian Farmasi, Dukung Ketahanan Nasional

“Harapan Badan POM itu menginginkan kita dilibatkan mulai dari awal. Dan proses awal penentuan makanan kemudian setelah itu dapur-dapurnya untuk produksi dapur itu kita ndak dilibatkan. Nah tetapi mitigasi untuk kejadian luar bias kita dilibatkan,” tambahnya.

Taruna menjelaskan pada hari Rabu (21/5/2025) yang akan datang, BPOM bersama Badan Gizi Nasional (BGN) akan melaksanakan rapat bersama Komisi IX DPR RI untuk membahas hal ini.

“Nanti hari Rabu kita akan rapat dengar pendapat, kita dipanggil berdua antara Badan Gizi dan Badan POM untuk menjelaskan itu,” jelasnya.

Baca Juga : Awal Tahun dengan Nurani, Taruna Ikrar Menanam Pohon dan Memastikan Obat Aman bagi Masyarakat

“Kami akan jelaskan bagaimana secara sinergi kita intinya Badan POM ingin berkontribusi secara maksimal supaya makan bergizi gratis sukses sekaligus aman bagi masyarakat dan anak-anak kita,” tandasnya.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda