HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengarahkan seluruh jajaran OPD agar makin profesional dalam menuntaskan program Pemkot Makassar.
Terutama perihal pembangunan infrastruktur, kata Danny Pomanto sapaan akrabnya, mesti mendapat perhatian. Ia pun menyampaikan beberapa penekanannya usai libur lebaran ini.
Baca Juga : Sekcam Tamalanrea Hadiri Malam Pesta Rakyat Buntusu, Warga Antusias
Pertama, soal hibah jalan untuk stadion di Sudiang. Juga penyelesaian Stadion Barombong yang sudah disepakati dengan Pj Gubernur untuk segera ditindaklanjuti.
Yang mana penyerahan tanah GMTD sebagai fasum-fasos segera diurus ke Pemkot Makassar. “Jadi sekali lagi ke Pemerintah Kota Makassar. Biar terhitung fasum,” kata Danny pada sela-sela Apel Pagi lingkup Pemkot Makassar di Kantor Balai Kota, Selasa, (16/04/2024).
Lalu soal TPI Paotere yang akan dikelola kembali oleh Pemkot Makassar.
Baca Juga : Maulid Nabi 1448 Hijriah, Camat Tamalanrea Ajak Warga Perkuat Kecintaan kepada Rasulullah SAW
Dan rencana membuat dermaga khusus untuk Pinisi.
Itu lanjut dia, untuk empat Pinisi yang sudah dibuat tahun ini. 2 unit selesai, satu Pinisi khusus melayani Sungai Tallo dan satu lagi di Sungai Jeneberang.
“Kita akan jadikan Sungai Tallo sebagai wisata dan tempat makan enak di atas perahu kita. Yang satu melayani Sungai Jeneberang, dan yang dua melayani pesisir dan laut laut kita,” kata Danny.
Baca Juga : Camat Patiroi Serahkan Bantuan KSB Korban Kebakaran di Tamalanrea Indah
Artinya Makassar sebagai Kota Festival Tepian Air dan Kota Makan Enak makin menggema.
Pun Penyeberangan Kayu Bangkoa, dia perintahkan segera dievaluasi. Termasuk dermaga-dermaga di pulau yang diharapkan bisa selesai, paling tidak 2025.
“Dermaga yang betul jangan setengah-setengah karena di samping kita mengembangkan lorong wisata, kita juga melengkapi semuanya,” ujarnya.
Baca Juga : SMEP 2026 di Kecamatan Tamalanrea, Melinda Aksa Minta PKK Harus Responsif
Termasuk membuat ducting sharing. Meskipun saat ini masih tertunda.
Juga konsentrasi kota rendah karbon dengan implementasi pemasangan solar panel di sekola-sekolah.
Bukan hanya pembangunan fisik. Wali kota berlatar pendidikan arsitektur ini menekankan pentingnya perubahan perilaku dari semua kepala sekolah, guru, nakes hingga ke camat dan lurah untuk menyukseskan kota low karbon.
“Saya serius untuk menutup masa jabatan saya dengan baik. Kita harus buktikan, saya tidak ada apa-apanya tanpa kerjasama kita semua. Saya bangga hari ini Makassar sangat dihormati di luar dan dalam negeri,”
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
