MAKASSAR, HARIAN.NEWS – Hujan dengan intensitas lebat yang mengguyur wilayah Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin 13 Februari 2023, menyebabkan hampir seluruh ruas jalan di Makassar terendam banjir.
Paling parah banjir terjadi di kawasan pinggir pantai seperti Pantai Losari, Pelabuhan Soekarno Hatta, Jalan Sulawesi dan Tentara Pelajar.
Adanya bencana banjir tersebut, PMI Makassar langsung merespon cepat dengan menurunkan puluhan relawan dan satu buah perahu karet ke lokasi untuk digunakan mengevakuasi warga. Selain itu, relawan PMI juga melakukan assessment.
Baca Juga : Bupati Pati Ditangkap KPK saat Warganya Hadapi Musibah Banjir
Dengan menggunakan perahu karet, relawan PMI Makassar bahu membahu menyusuri setiap pemukiman warga bersama aparat pemerintah, TNI dan Polri untuk melakukan evakuasi warga di Jalan Adhyaksa Baru.
Dari pantauan, beberapa warga yang rumahnya telah terendam banjir setinggi pinggang orang dewasa terpaksa harus dievakuasi cepat ke tempat pengungsian guna menghindari hal hal yang tidak diinginkan.
Tak hanya mengevakuasi, PMI Kota Makassar malam tadi mendistribusikan makanan siap saji di posko pengungsian warga di Jalan Gunung Merapi.
Baca Juga : PMI Makassar Nilai Program Donor Darah Kodim 1408/BS Sangat Strategis
Ditempat berbeda, tepatnya di Perumnas Antang blok 10, juga di distribusikan Roti, Air Mineral dan Hygiene Kit.
Ketua PMI Makassar DR Syamsu Rizal MI, mengatakan berbagai upaya kami lakukan untuk memastikan bahwa masyarakat yang terdampak banjir bisa terlayani dengan baik.
“Tentu saja kami di PMI akan terus melakukan pemantauan perkembangan bencana banjir. Teman teman relawan ada yang standby di posko dan beberapa mobile untuk mendistribusikan bantuan makanan siap saji dan lainnya,” kata Deng Ical sapaan Ketua PMI Makassar.
Baca Juga : Empat WNI Diculik di Gabon, DPR Ultimatum Pemerintah: Negara Tak Boleh Lamban
Sebelumnya, Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla meminta PMI Makassar menyiapkan dapur umum untuk korban banjir.
Kebutuhan mendesak pada penyintas banjir adalah makanan dan minuman. Mereka tidak bisa menyiapkan makanan saat berusaha menyelamatkan barang masing-masing.
“Sudah saya perintahkan Ical (Ketua PMI Makassar Syamsu Rizal) untuk siapkan dapur umum dan air,” kata JK melalui juru bicaranya, Husain Abdullah, Senin 13 Februari 2023. (**)
Baca Juga : Wali Kota Appi Minta Penanganan Banjir Dituntaskan Timur Kota
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
