Logo Harian.news

Di BKGN 2025, Pepsodent Bersama FKG RSGMP UNHAS Bantu Masyarakat Makassar Atasi Masalah Gusi

Editor : Andi Awal Tjoheng Rabu, 03 Desember 2025 17:20
(Kiri-Kanan): Acara peresmian Bulan Kesehatan Gigi Nasional 2025 di RSGMP FKG Universitas Hasanuddin yang dihadiri oleh Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc. - Rektor Universitas Hasanuddin, drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc. - Personal Care Community Lead Unilever Indonesia, Irfan Sugianto, drg. M.Med.Ed., Ph.D, Sp.RKG - Dekan FKG Universitas Hasanuddin, serta para tamu VIP || doc_alchemy
(Kiri-Kanan): Acara peresmian Bulan Kesehatan Gigi Nasional 2025 di RSGMP FKG Universitas Hasanuddin yang dihadiri oleh Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc. - Rektor Universitas Hasanuddin, drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc. - Personal Care Community Lead Unilever Indonesia, Irfan Sugianto, drg. M.Med.Ed., Ph.D, Sp.RKG - Dekan FKG Universitas Hasanuddin, serta para tamu VIP || doc_alchemy

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Unilever Indonesia melalui brand Pepsodent bersama Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI), dan Asosiasi Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan Indonesia (ARSGMPI) mempersembahkan Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) yang telah memasuki tahun penyelenggaran keenam belas.

Mengangkat tema “Cek Gigi dan Gusi – Bebas Biaya, Bebas Cemas, Bebas Ribet”, BKGN 2025 kembali hadir di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan (RSGMP) – Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar untuk memberikan edukasi serta pelayanan kesehatan gigi dan gusi.

Istimewanya, band legendaris GIGI juga ikut memeriahkan penyelenggaraan BKGN 2025 untuk mengedukasi tentang kesehatan gusi melalui gubahan lagu.

Baca Juga : BKGN 2025, Pepsodent dan Mitra Profesi Ajak Warga Makassar Jaga Kesehatan Gigi dan Gusi

Kesehatan gigi masih menjadi permasalahan besar di Indonesia. Bahkan data terbaru dari Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes RI yang telah menjangkau hampir 50 juta penduduk memperlihatkan bahwa keluhan gigi dan gusi berada di urutan tertinggi di seluruh kelompok usia.

Untuk itu, Pemerintah terus mendorong kolaborasi dengan asosiasi profesi dan juga pelaku usaha untuk melakukan berbagai upaya promotif dan preventif, salah satunya melalui peringatan Hari Kesehatan Gigi Nasional (HKGN) yang tahun ini mengangkat tema “Gigi dan Gusi Sehat, Senyum Indonesia Hebat”.

drg. Irfan Sugianto, M.Med.Ed., Ph.D, Sp.RKG, Dekan FKG UNHAS menerangkan,
“Mendukung misi BKGN, kali ini BKGN 2025 memberikan perhatian khusus pada kesehatan gusi karena penyakit gusi adalah permasalahan gigi kedua terbesar di Indonesia setelah gigi berlubang namun masih sering terabaikan dan kerap disebut ‘silent killer’ karena gejalanya muncul secara samar dan tidak menimbulkan rasa sakit – terutama di tahap awal. Padahal jika dibiarkan, penyakit gusi tidak hanya akan mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut, namun bisa menjadi bahaya tersembunyi yang mempengaruhi kesehatan tubuh secara menyeluruh.”

Baca Juga : BKGN 2024, Unilever dan Pepsodent Hadirkan Pemeriksaan Gratis di RSGMP UNHAS Makassar

“Penyakit gusi memiliki dua tahapan, pertama adalah gingivitis yang ditandai dengan gejala gusi bengkak, merah, atau mudah berdarah. Pada tahap ini, masalah gusi masih dapat diatasi dan bahkan bisa menjadi kembali sehat dengan perawatan yang tepat. Selanjutnya adalah periodontitis, di tahap ini kerusakan sudah sampai ke tulang dan jaringan pendukung gusi, seringkali bersifat irreversible, dimana gigi menjadi goyang dan akhirnya tanggal. Yang perlu kita waspadai, bakteri dari gusi yang terinfeksi dapat masuk ke aliran darah dan meningkatkan risiko penyakit sistemik seperti jantung, stroke, diabetes, hingga infeksi pernafasan dan komplikasi kehamilan,” lanjut drg. Irfan.

drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc., Personal Care Community Lead Unilever Indonesia menuturkan, “Guna melindungi masyarakat dari berbagai bahaya tersembunyi di balik masalah gusi, BKGN 2025 mengangkat tema ‘Cek Gigi dan Gusi – Bebas Biaya, Bebas Cemas, Bebas Ribet’. Secara total, BKGN 2025 akan memberikan perawatan dan konsultasi gigi dan gusi gratis bagi 28.000 masyarakat, diselenggarakan di 30 FKG dan RSGMP di seluruh Indonesia. Layanan ini meliputi pembersihan karang gigi, penambalan gigi sederhana dan aplikasi fluoride atau fissure sealant, serta pencabutan gigi. Selain itu sebagai upaya promotif preventif, sebanyak 55 PDGI Cabang akan melakukan edukasi kesehatan gigi dan gusi bagi siswa sekolah di berbagai wilayah Indonesia, hingga menjangkau area-area terpencil seperti Jeneponto dan Luwu Timur – Sulawesi Selatan, hingga Sorong – Papua.”

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Halaman

Follow Social Media Kami

KomentarAnda