Logo Harian.news

Dinilai Boncos, Dewan Makassar Minta Evaluasi Perusda: Begini Penjelasan Danny

Editor : Rasdianah Rabu, 26 Juni 2024 16:49
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto. Foto: HN/Sinta
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto. Foto: HN/Sinta

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Belum lama ini, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Makassar menyoroti kinerja yang dilakukan Perusahaan Daerah (Perusda) Kota Malassae.

Tak tanggung-tanggung, Fraksi Nasdem Ari Ashari Ilham, pada rapat paripurna di kantor DPRD kota Makassar, Jumat (21/6/2024) lalu, bahkan mengatakan sebagian besar BUMD atau Perusahaan Daerah milik Pemkot Makassar membiarkan adanya kebocoran pendapatan alias boncos.

Di mana, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan yang terealisasi setiap tahunnya sangat rendah berada di angka 30,82 persen dari target.

Baca Juga : PDAM akan Bangun WTP Kapasitas Besar di Timur Makassar

Merespons hal tersebut, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto tidak yakin solusi yang ditawarkan oleh Dewan sudah tepat.

Meski begitu Ia mengakui, masih banyak yang perlu dibenahi dalam Perusda kota Makassar.

“Tapi memang banyak yang perlu dibenahi, Saya tidak yakin walaupun kita ganti direksi bisa sama persoalan itu.,” kata Danny, sapaan Ramdhan, Rabu (26/6/2024).

Baca Juga : Jamin Keamanan Produk Olahan di Pasar Tradisional, PD Pasar Teken MoU dengan DP2 Makassar

Sejauh ini dalam evaluasinya, PDAM sudah memberikan kontribusi untuk pendapatan daerah.

Meski saat ini, PDAM memiliki beban baru terkait pengelolaan IPAL Losari yang membutuhkan anggaran operasional yang cukup besar.

“PDAM sendiri kan karena ada beban baru, kita sudah umumkan jauh-jauh hari, yaitu mengelola air limbah kita, air limbah yang belum tersambung. Itu berarti operasionalnya ditanggung, tidak ada pemasukan, yang ada pengeluaran,” jelas wali kota dua periode itu.

Baca Juga : Starlink Gagasan Danny Dinilai Hambur Uang, Dewan: Urgensinya Apa, Ekonomi Belum Baik-baik Saja!

Danny mengakui, Rumah Potong Hewan (RPH) memang belum bisa memberikan dividen, begitu juga dengan PD Terminal Makassar Metro.

Akan tetapi, direksi PD Parkir Makassar Raya menurut Danny telah bekerja cukup baik, sebab telah ikut memberikan kontribusi terhadap PAD kota.

“Memang RPH kehabisan modal, terminal untung jalan, parkir, justru parkir sekarang sudah 2 kali lipat (pendapatan) meskipun masih jauh dari potensinya, bisa 3 kali lipat dari sekarang,” jelasnya.

Baca Juga : Anggota Dewan Budi Hastuti Siapkan Bantuan Hukum Gratis untuk Warga Makassar

Untuk PD Pasar, lanjut Danny, pihaknya telah melakukan pergantian direksi dengan melakukan lelang jabatan.

“Saya harap yang terpilih bisa mengatasi masalah-masalah yang ada di pasar saat ini,” tandasnya.

PENULIS: NURSINTA

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news atau Whatsapp 081243114943

Follow Social Media Kami

KomentarAnda