HARIAN.NEWS, GOWA – Tidak ada kompromi kepada siapapun baik organisasi atau personal untuk makar terhadap kedaulatan bangsa.
Esensi ini menjadi tekad mutlak para pengurus Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat ( FKDM ) Kabupaten Gowa saat menggelar rapat koordinasi di Kedai Dewi Somba Opu siang tadi (17/12)
Baca Juga : Komitmen Hadirkan Harmoni, FKDM Gowa Gelar Rakor
FKDM adalah sebuah forum yang diberi tugas oleh Pemerintah Kabupaten Gowa dalam memantau dan mengkoordinir semua potensi ancaman terhadap bangsa, daerah dan masyarakat.
Kejadian di Allukeke Desa Belapunranga Kecamatan Parangloe adalah menjadi salah satu bahan kajian dan laporan kepada Pemkab Gowa.
” Langkah identifikasi potensi khususnya persoalan ideologi di level Kabupaten dan Kecamatan Alhamdulillah bersama semua pihak khususnya arahan Forkopimda Gowa berjalan sukses namun kita masih lemah di akar rumput, ke depan pembinaan, koordinasi dengan masyarakat lebih diutamakan untuk menghalau para pendatang dari luar apalagi membawa isme isme potensi konflik dalam negara kesatuan RI,” urai Kabid Irnawati Rasyid Kabid wasnas dan penanganan konflik Kesbangpol Gowa di rapat koordinasi.
Bachtiar salah satu personil FKDM memastikan, personil Kodim 1409 Gowa sudah melakukan langkah penetrasi di lapangan, di akui koordinasi di level kepala dusun dan kepala desa masih harus ditingkatkan, Gowa dan Sulsel wajib bersih dari tindakan separatisme,” urai Bachtiar.
FKDM Gowa juga melihat persoalan pembebasan area bendungan Jenelata di Kecamatan Manuju harus secepatnya ditangani.
” Persoalan pembebasan lahan, issue tenaga kerja asing illegal dan permainan mafia juga menjadi perhatian FKDM, kita akan turun ke lokasi mengecek langsung kondisi riil serta melakukan koordinasi dengan Balai Pompengan,” ungkap Kaharuddin Muji.
FKDM Gowa memastikan akan terus bergerak massif dan senyap di lapangan dengan melibatkan semua potensi dalam menjaga suasana kondusif daerah .
” Wajib semua kinerja kita dilaporkan ke Bupati dan Forkopimda untuk menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan di tahun mendatang,” kunci Irnawati Rasyid, Kabid wasnas dan penanganan konflik kesbangpol Gowa sebelum menutup rapat koordinasi. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
