“Hari ini, tepatnya mulai pukul 08.00, di SPBU Tanete, kita telah menerapkan sistem ganjil-genap pada seluruh masyarakat yang isi BBM. Sampai saat ini cukup longgar,” kata Amar (sapaannya, red), Jumat petang.
Menurut dia, masyarakat relatif tertib mengikuti ketentuan yang diterapkan. Petugas SPBU di bantu personil Polsek Bulukumpa juga berada di lokasi untuk memberikan arahan kepada pengendara.
Baca Juga : Pantau Antrean di SPBU, Sekda Jeneponto Imbau Warga Tak Panic Buying
“Masyarakat patuh untuk mengikuti anjuran imbauan terkait penerapan ganjil-genap,” ujarnya.
Amar mengatakan perubahan kondisi antrean terlihat cukup jelas dibandingkan sebelumnya. Jika sebelumnya antrean kendaraan dapat meluber hingga ke jalan, pada penerapan sistem ganjil-genap kali ini antrean masih dapat ditampung di area SPBU.
“Sangat jelas dampak perbedaannya. Antrean itu bahkan sudah tidak antre di jalan, di dalam SPBU saja cuma setengah,” katanya.
Warga dari Sinjai Ikut Merasakan Perbedaannya
Penerapan sistem ganjil-genap juga dirasakan pengguna BBM yang melintas di kawasan Tanete.
Asdar, warga yang datang dari Kecamatan Sinjai Borong, mengatakan dirinya menghabiskan waktu sekitar 30 menit untuk mengantre BBM.
Baca Juga : EGM Pertamina Patra Niaga Sulawesi Apresiasi Polda Bongkar Kasus BBM
Ia kebetulan berada di Tanete untuk mengikuti sebuah kegiatan. Saat melihat indikator BBM kendaraannya berkurang, Asdar memilih singgah di SPBU Tanete.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
