“Saya antre kurang lebih setengah jam. Hari ini kebetulan ada kegiatan di Tanete, saya dari Sinjai Borong. Kebetulan saya lihat kurang bensin, saya jadi singgah di depan SPBU Tanete. Dan hari ini diberlakukan genap,” kata Asdar.
Menurut dia, waktu antrean tersebut relatif lebih singkat dibandingkan kondisi sebelumnya.
Baca Juga : Pantau Antrean di SPBU, Sekda Jeneponto Imbau Warga Tak Panic Buying
“Kalau hari-hari sebelumnya kan antreannya lebih panjang. Ya tidak apa-apa, hari ini genap, besok yang ganjilnya. Semoga tidak lama, tidak lewat seminggu sudah normal,” ujarnya.
Informasi dari Media Sosial
Informasi mengenai penerapan sistem ganjil-genap juga disebut cepat menyebar melalui media dan media sosial.
Amaruddin mengatakan sejumlah masyarakat datang ke SPBU Tanete setelah mengetahui bahwa pengisian BBM kini disesuaikan dengan angka terakhir pelat kendaraan.
Kondisi tersebut membuat sebagian pengguna kendaraan memilih SPBU Tanete karena antrean relatif lebih terkendali.
Hal senada disampaikan Ningsih, salah seorang pengguna sepeda motor. Ia menilai pengaturan pengisian BBM berdasarkan nomor kendaraan dapat menjadi salah satu cara untuk mengurai antrean panjang.
Baca Juga : EGM Pertamina Patra Niaga Sulawesi Apresiasi Polda Bongkar Kasus BBM
“Menurut saya pemerintah memilih opsi ini bagus untuk mengatasi persoalan kemarin itu, antrean yang membludak,” kata Ningsih.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
