Logo Harian.news

Hari ke-10 Bencana Alam di Sulawesi Selatan, Sokongan Beras Sudah Mencapai 150 Ton

Editor : Gita Senin, 13 Mei 2024 21:42
Foto: Humas Pemprov Sulsel
Foto: Humas Pemprov Sulsel

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Bantuan untuk korban bencana alam di Sulawesi Selatan (Sulsel) terus berdatangan, baik dari pemerintah provinsi Sulsel atau Kabupaten/Kota.

Kepala Dinas Sosial Sulsel, Abdul Malik Faisal, mengatakan, saat ini Memasuki hari ke-10 setelah bencana alam yang melanda Sulsel, hingga saat ini total penyaluran bantuan terkhusus beras di posko induk dari seluruh sokongan mencapai 150 ton.

“Untuk beras kurang lebih sudah sampai 150 ton dari keseluruhan yang masuk yang ada di posko induk” katanya, saat ditemui di posko induk, Senin, (13/5/2024).

Baca Juga : Cegah Kanker Serviks Melalui Vaksin HPV Sejak Dini

Abdul Malik Faisal menjelaskan berbagai kebutuhan pokok yang masuk di posko induk itu datang dari berbagai instansi.

“Jadi untuk kebutuhan logistik untuk korban terdampak terutama beras itu ada dari pemprov kurang lebih 20 ton, Kemensos, Pupuk Indonesia, Instansi, dan OPD serta dari Pemerintah Kabupaten/Kota yang berada di Sulsel” jelasnya.

Tak hanya itu, dia juga menyatakan kenapa sampai Kabupaten Luwu dijadikan posko induk untuk bencana alam yang terjadi di Sulsel.

Baca Juga : Tinjau Pompanisasi di Bantaeng, Presiden dan Mentan RI Optimis Produksi Beras Nasional Meningkat

“Kenapa sampai di Luwu dijadikan posko induk, karena ini (Luwu) yang dianggap berada di tengah-tengah dari berbagai bencana alam yang terjadi dan juga menjadi tanggap darurat dari sembilan daerah yang mengalami bencana di Sulsel,” ujarnya.

Diketahui, kesibukan sejauh ini masih terlihat di Posko Induk Tanggap Darurat Banjir dan Longsor di Sulsel. Jejeran mobil pickup, off-road hingga helikopter pengantar logistik, terus menerus keluar masuk mengantar dan menjemput kebutuhan logistik yang akan disalurkan ke korban bencana.

“Untuk hari ini, sudah dua kali helikopter yang mengantar logistik di setiap titik yang sulit diakses melalui jalur darat, jadi total satu kali pengangkutan barang menggunakan helikopter sebanyak 800 kilo, dari akumulasi barang seperti beras, air, Indomie dan lainnya,” tutupnya.

Baca Juga : PLN Libatkan Kejaksaan Tinggi Sulsel dalam Menangani Kendala Listrik Masa Depan

Sementara itu, Pj Gubernur Bahtiar Baharuddin mengatakan, Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh Organisasi Prangkat Daerah (OPD) yang sudah menyalurkan bantuan kepada korban bencana banjir dan longsor di sejumlah daerah di Sulsel.

“Saya ucapkan terima kasih, kemarin banyak sekali bantuan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan datang dan dikirim melalui Pak Sekda ke Luwu, apresiasi yang sebesar-besarnya kepada kawan-kawan,” tutur Bahtiar.

Kabar terbaru hari ini, seluruh daerah terisolir terutama di Kecamatan Latimojong, Bajo Barat, Suli dan Kecamatan Suli Barat di Kabupaten Luwu, sudah bisa diakses. Semua itu merupakan kerja keras seluruh stakeholder terutama TNI-Polri dan seluruh relawan.

Baca Juga : OJK: Realisasi Kredit UMKM di Sulsel Tumbuh Pesat, Didominasi Usaha Mikro Sebesar Rp 33,77 Triliun

“Alhamdulillah awalnya tiga hari tidak ada akses, tertutup, tidak ada sinyal di Latimojong, hari ini seluruh akses sudah bisa dijangkau di Kecamatan Latimojong,” tandasnya.

(NURSINTA)

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news atau Whatsapp 081243114943

Follow Social Media Kami

KomentarAnda