HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (BAN-PDM) Provinsi Sulawesi Selatan melanjutkan Rapat Koordinasi Daerah II (Rakorda) di Hotel Dalton Makassar, Jumat (29/11/2024).
Hari kedua ini diisi dengan berbagai pembahasan strategis terkait peningkatan mutu pendidikan di Sulawesi Selatan. Salah satunya, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Andi Ibrahim, S.Pd., M.Pd., menjadi pembicara.
Baca Juga : BAN-PDM Sulsel Targetkan Akreditasi 1.607 Satuan Pendidikan Tahun 2026
Ia memaparkan sejumlah strategi untuk meningkatkan kualitas satuan pendidikan, termasuk upaya memperbaiki mutu sumber daya manusia melalui peningkatan kualifikasi dan kompetensi guru serta tenaga kependidikan.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya rehabilitasi sarana dan prasarana di sekolah-sekolah, khususnya di daerah terpencil.
Andi Ibrahim juga mengungkapkan tantangan unik yang dihadapi sekolah-sekolah di pulau-pulau kecil, yang hampir ditutup akibat kekurangan siswa.
Baca Juga : BAN-PDM Sulsel Tetapkan 10 Program Kerja Akreditasi Tahun 2026
“Di wilayah kepulauan, banyak anak yang ikut melaut bersama orang tua mereka pada musim tertentu, sehingga pendidikan mereka terganggu. Solusinya mungkin berupa model pendidikan fleksibel seperti sekolah perahu atau kunjungan guru ke peserta didik,” jelasnya.
Pada hari kedua materi menghadirkan berbagai sesi diskusi yang membahas praktik-praktik terbaik dalam mendukung akreditasi dan peningkatan mutu pendidikan.
Sesi pertama, kebijakan BBPMP dalam mendorong dinas pendidikan Provinsi/Kab/Kota melakukan peningkatan mutu satuan pendidikan dan/atau program pendidikan kesetaraan, serta mendukung pelaksanaan program akreditasi Tahun 2024 narasumber, Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan.
Baca Juga : BAN-PDM Sulsel Paparkan Kebijakan dan Mekanisme Akreditasi 2026
Sesi kedua, praktik Baik Dinas Pendidikan Provinsi dalam membina satuan pendidikan untuk meningkatkan mutu layanan, serta mendukung pelaksanaan program akreditasi di Provinsi Sulsel, nara sumber Sekretaris Dinas Pendidikan Sulsel, Dr. Andi Ibrahim, S.Pd, M.Pd.
Sesi ketiga, praktik Baik Dinas Pendidikan Kab/Kota dalam membina satuan dan/atau program pendidikan kesetaraan untuk meningkatkan mutu layanan, serta mendukung pelaksanaan program akreditasi di Kab. Maros.
Sesi keempat, praktik Baik Kantor Wilayah Kemenag dalam membina satuan pendidikan Madrasah untuk meningkatkan mutu layanan, serta mendukung pelaksanaan program akreditasi di Provinsi Sulsel, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan.
Baca Juga : BAN-PDM Sulsel Gelar Rakorda I, Perkuat Sinergi Mitra untuk Mutu Pendidikan
Dan sesi terakhir, praktik Baik Kantor Kemenag Kab/Kota dalam membina satuan pendidikan Madrasah untuk meningkatkan mutu layanan, serta mendukung pelaksanaan program akreditasi di Kab. Wajo.
Sebelumnya, Rakorda ini dibuka oleh Ketua BAN-PDM Prov Sulsel, Dr. Abdi, M.Pd., pada Kamis (28/11/2024) sore. Dengan tema “Merayakan Sinergi, Merajut Harmoni Kemitraan Akreditasi dalam Mendukung Mutu Pendidikan Sulawesi Selatan 2024,”.

Rakorda mengundang berbagai narasumber dari lembaga pendidikan untuk berbagi praktik baik dalam membina dan meningkatkan mutu satuan pendidikan.
“Rakorda ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara lembaga pendidikan dan pemerintah dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Sulawesi Selatan,” ungkapnya.
Rakorda yang berlangsung hingga Sabtu, 30 November 2024, diharapkan menjadi momentum untuk merumuskan kebijakan dan langkah strategis demi pendidikan yang lebih berkualitas.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

