HARIAN.NEWS, SHENZHEN – Raksasa teknologi China, Huawei, membukukan pendapatan penjualan sebesar 862,1 miliar yuan (1 yuan = Rp2.283) pada 2024, naik dari 704,2 miliar yuan pada tahun sebelumnya, menurut laporan tahunan 2024 perusahaan itu yang dirilis pada Senin (31/3).
Huawei meraup laba bersih sebesar 62,6 miliar yuan tahun lalu, kata laporan itu, seraya menambahkan bahwa kinerja perusahaan tersebut sesuai dengan proyeksi.
Baca Juga : Digitalisasi Tambang Kian Maju, Darma Henwa Resmi Adopsi Infrastruktur Cloud Modern
Pada 2024, Huawei menginvestasikan kembali 179,7 miliar yuan ke dalam penelitian dan pengembangan (litbang), yang mencakup sekitar 20,8 persen dari pendapatan tahunan perusahaan tersebut.
Secara keseluruhan, investasi litbang perusahaan itu selama satu dekade terakhir menembus 1,249 triliun yuan, menurut laporan tahunan tersebut.
Per 31 Desember 2024, jumlah tenaga kerja litbang Huawei mencapai sekitar 113.000 karyawan, terhitung 54,1 persen dari total staf secara keseluruhan.
Baca Juga : Huawei Raih Penghargaan Keamanan Siber di Indonesia Technology Excellence Awards 2025
Huawei memiliki lebih dari 150.000 paten resmi yang valid di seluruh dunia, menurut statistik hingga akhir tahun lalu.
Laporan tersebut menunjukkan sorotan dalam kinerja raksasa teknologi itu. Dengan persiapan selama 10 tahun di bidang komputasi, Huawei mampu memanfaatkan berbagai peluang baru di bidang AI dan mencapai pertumbuhan yang substansial, kata laporan itu.
Perangkat-perangkat Huawei kini kembali berada di jalur cepat, dengan berbagai terobosan bersejarah dalam pengembangan ekosistem HarmonyOS, sebut laporan itu.
HarmonyOS, atau Hongmeng dalam bahasa Mandarin, merupakan sistem operasi sumber terbuka yang dikembangkan oleh Huawei. Selain itu, solusi otomotif cerdas Huawei juga mencatatkan keuntungan pada 2024 untuk kali pertama.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

