HARIAN.NEWS – Indonesia dijadwalkan akan mengimpor sebanyak 580 ribu induk ayam dari Amerika Serikat (AS). Kesepakatan tersebut tertuang dalam dokumen Agreement on Reciprocal Trade yang telah ditandatangani.
Total nilai impor induk ayam tersebut diproyeksikan mencapai Rp 336,48 miliar dengan estimasi harga Rp 500 ribu per ekornya.
Baca Juga : Prabowo Minta Siswa di Indonesia Belajar Bahasa Prancis
Angka tersebut menunjukkan penurunan harga lebih dari 50 persen dibandingkan harga normal global yang berada di kisaran angka Rp 1,17 juta per ekor.
Pihak Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional melalui Ketua Umumnya, Pardjuni, mengingatkan risiko oversupply bibit ayam di tahun 2028 mendatang buntut lonjakan kuota impor tersebut.
Meski program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan penuh, kebutuhan nasional diprediksi tetap stabil di angka 65 juta bibit per minggu.
Baca Juga : Workshop AJI Indonesia Dorong Jurnalis Lebih Kritis Hadapi Disinformasi
Importasi yang mencapai 800 ribu ekor pada tahun 2026 dinilai melewati ambang batas aman dan berpotensi merugikan peternak dan UMKM di Indonesia.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
