Logo Harian.news

Ingatkan Boikot Israel, Forum Rektor PTMA dan Ratusan Mahasiswa Unismuh Gelar Aksi Kemanusiaan untuk Palestina

Editor : Rasdianah Selasa, 07 Mei 2024 15:31
Aksi damai yang digelar Unismuh untuk Palestina. Foto: HN/Sinta
Aksi damai yang digelar Unismuh untuk Palestina. Foto: HN/Sinta

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Ratusan Mahasiswa dan Forum Rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah-Aisyiyah (PTMA) Universitas Muhamadiyah (Unismuh) Makassar menggelar aksi kemanusiaan untuk Palestina.

Pantau harian.news, teriakan Free Palestina hingga ajakan boikot produk Israel menggema selama aksi damai yang digelar di depan Kampus Unismuh Makassar, Selasa (7/5/2024).

“Boikot Produk Israel, Free Free Free Palestina,” gema teriakan mahasiswa sambil melambaikan bendera Palestina.

Baca Juga : Gelar Workshop Penulisan Artikel Ilmiah, Prodi Komunikasi Unismuh Datangkan Dosen dari Universitas Kebangsaan Malaysia

Wakil Dekan IV FKIP Unismuh Makassar Dr Syamsuriadi P Salenda ingatkan, agar tetap menguatkan barisan untuk boikot terhadap produk-produk Israel.

“Kita harus terus boikot produk Israel, ini salah satu dukungan kita ke saudara muslim kita Palestina,” katanya.

Dalam aksi damai tersebut, membawa dasasila pernyataan sikap aksi bela palestina dan kutuk Israel dari forum rektor PTMA yang ditanda tangani oleh Ketua Umum Forum Rektor Muhammadiyah-Aisyiyah Prof Gunawan Budiyanto.

Baca Juga : Suarakan 5 Poin Penting, Ratusan Muslimah Wahdah Islamiyah Gelar Aksi Bela Palestina

Dalam penyataan sikap yang dibacakan Dr Syamsuriadi berisikan, hampir satu abad konflik Israel-Palestina tidak kunjung ada ujungnya. Hal ini tidak lepas dari misi Zionis Israel untuk menguasai tanah Palestina. Berbagai serangan, penindasan, pengusiran, dan pembunuhan dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina.

“Sejak 7 Oktober 2023 hingga saat ini, agresi dan serangan militer Israel terhadap warga Palestina merupakan serangan yang paling keji, biadab, dan brutal dalam sejarah konflik Israel dan Palestina.” ujar Dr Syamsuriadi.

Selanjutnya, pernyataan sikap yang dibaca serentak oleh seluruh PTMA di Indonesia ini, juga berisikan ironi dari tindakan Israel terhadap Palestina justru mendapat pembiaran dan dukungan dari negara-negara seperti Inggris, Prancis, Jerman, dan Amerika Serikat.

Baca Juga : Pertama Kalinya, Joe Biden Sebut Bom AS Bunuh Warga Sipil tak Berdosa di Gaza

PTMA mengecam keras sikap Amerika Serikat, Prancis, Inggris, Jerman, dan negara- negara serta pihak-pihak lainnya yang terus memberikan dukungan dan bantuan terhadap Israel dalam agresi dan penyerangan terhadap Palestina.

“Pemerintah Indonesia, untuk tidak berpikir sedikit pun dan apalagi melakukan langkah-langkah politik untuk membuka hubungan diplomatik dengan negara agresor dan pelaku genocide, Israel,” lanjutnya.

Atas nama hak asasi manusia dan amanat Konstitusi Republik Indonesia yang menegaskan bahwa segala bentuk penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

Baca Juga : Uji Kesadaran Bayar Pajak Warga Gowa, Dosen Unismuh Lakukan Penelitian dengan Pendekatan A’bulosibatang

“Serta aspek historis relasi Palestina dan Indonesia melalui Prof. Kahar Muzakir (Muhammadiyah), Kami meminta agar Pemerintah Indonesia memperkuat jalinan diplomasi dengan negara-negara lain untuk mewujudkan lahirnya negara Palestina yang merdeka dan berdaulat,” katanya.

(NURSINTA)

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news atau Whatsapp 081243114943

Follow Social Media Kami

KomentarAnda