HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Jelang hari raya idulfitri 1445 Hijriah, tentu banyak orang yang berkunjung ke pusat perbelanjaan terutama hunter baju lebaran, tentu saja membawa keuntungan bagi para Juru Parkir (Jukir).
Keuntungan tersebut yang dirasakan oleh beberapa Jukir yang ada di pusat perbelanjaan pakaian di Sentarl kota Makassar.
Baca Juga : Dari Lorong ke Ketahanan Pangan, Urban Farming Terus Diperluas di Makassar
Berdasarkan pantauan, Harian.News pasar Sentral dipadati oleh pengunjung yang hendak berburu pakaian lebaran.
Ruas jalan kiri dan kanan disisi utara pasar Sentral dipadati kendaraan yang parkir dan yang lalu lalang.
Yudi Aldianto (37) Jukir mengatakan, jumlah pengunjung sudah beberapa hari memadati pasar Sentar. Hal tersebut membuat Ia meraup omset sebesar 2 juta hingga 3 juta per hari.
Baca Juga : Proyek PSEL di TPA Manggala Digenjot, Gelontorkan 3 Miliar untuk 8 Hektare Lahan
“Mungkin sudah seminggu lalu banyak orang, alhamdulillah saya bisa dapat 2 sampai 3 juta perhari,” ujar Yudi, nama karibnya.
Keuntungan tersebut kata Yudi, tidak stabil tergantung jumlah pengunjung yang datang. Untuk motor dibandrol dengan harga Rp 5.000 sedangkan mobil akan dikenakan Rp 10.000.
Terkait aliran uang yang Ia terima, Yudi mengatakan akan dibagi menjadi 3, pertama dengan pemilik lahan, Dinas perhubungan atau PD Parkir dan dirinya.
Baca Juga : Appi Targetkan 180 Hari, Makassar Beralih ke Sanitary Landfill
“Iye, tidak semua punyaku dibagi lagi, kan sebenarnya ini tempat parkir bukan punyaku, setiap 1 sampai 2 meter itu sudah punya tukang parkir yang lain, dan kita juga harus bagi di dishub/PD Parkir, karenakan ini (ruas jalan) pemerintah punya, kita cuma pinjam cari uang,” ungkapnya.
“Kalau sudah selesai lebaran, biasanya juga sudah jarang ada tukang parkir, karena pengunjung juga sedikit,” tandasnya.
(NURSINTA)
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

