HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Tim pemantauan dari Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) meninjau kesiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Sulawesi Selatan.
Pemantauan dilakukan di sembilan daerah, termasuk Kota Makassar dan delapan kabupaten lainnya.
Baca Juga : Transformasi Sulsel: Dari Rawan ke Aman, Sinergitas Pilgub 2024 Dipuji
Staf Ahli Bidang Kedaulatan Wilayah dan Kemaritiman Kemenko Polhukam, Laksamana Muda Suharto, yang juga Ketua Tim Pemantauan Pilkada Sulsel, menyebutkan delapan kabupaten yang dipantau, yaitu Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Sinjai, Bone, dan Maros.
“Ada beberapa hal yang kami pantau, terutama terkait logistik, pembiayaan, personel untuk kesehatan dan keamanan. Semua pihak telah menyatakan kesiapan mereka,” ujar Suharto.
Kondisi Aman dan Kondusif
Baca Juga : Deretan Daerah yang Diputuskan Harus PSU
Suharto memastikan suasana di sembilan daerah tersebut aman dan kondusif. Kerja sama antara pemerintah daerah, penyelenggara Pilkada, dan aparat keamanan berjalan dengan baik. Ia juga mengapresiasi upaya doa bersama yang dilakukan oleh masyarakat di berbagai wilayah.
“Kita melihat suasana aman. Dengan kiat bersama dan tekad semua pihak, setiap kabupaten dan kota menunjukkan kesiapan yang baik,” ujarnya.
Tidak Ada Daerah Rawan
Baca Juga : Besok, 23 Kepala Daerah Sulsel Dilantik Prabowo Subianto
Suharto menegaskan bahwa pemantauan dilakukan bukan karena daerah-daerah tersebut termasuk rawan. Ia menilai, berdasarkan pantauan langsung, semua wilayah telah siap menyelenggarakan Pilkada serentak.
“Hasil ini menjadi tolak ukur bahwa setiap daerah, baik di utara maupun selatan Sulawesi Selatan, menunjukkan kesiapan maksimal,” pungkasnya.
Penulis: Nursinta
Baca Juga : FGD KPUD Sinjai, Akademisi Sentil Minimnya Partisipasi Pemilih di Pilkada 2024
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

