Logo Harian.news

Kementan-Kemenhan Panen Raya Jagung di Kawasan Food Estate Gunung Mas

Editor : Rasdianah Selasa, 12 Maret 2024 18:39
ementerian Pertanian (Kementan) bersama jajaran Kementerian Pertahanan (Kemenhan) melakukqan panen raya jagung di lahan food estate Desa Tewai Baru, Kecamatan Sepang, Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (11/3/2024). Foto: dok
ementerian Pertanian (Kementan) bersama jajaran Kementerian Pertahanan (Kemenhan) melakukqan panen raya jagung di lahan food estate Desa Tewai Baru, Kecamatan Sepang, Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (11/3/2024). Foto: dok

HARIAN.NEWS, KALTENG – Kementerian Pertanian (Kementan) bersama jajaran Kementerian Pertahanan (Kemenhan) melakukqan panen raya jagung di lahan food estate Desa Tewai Baru, Kecamatan Sepang, Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (11/3/2024) kemarin.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Asisten Khusus Menteri Pertahanan Bidang Ketahanan Pangan, Letnan Jenderal TNI Purnawirawan Ida Bagus Purwalaksana.

Turut serta jajaran pejabat Kemenhan lainnya seperti Mayjen TNI Purnawirawan Yos Trioso, para Dandim dan Babinsa setempat serta jajaran pendamping dari Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Kalimantan Tengah.

Baca Juga : Komisi IV DPR RI Puji Respons Cepat Mentan Amran Tangani Dampak Banjir di Sumatra

Kepala Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian (BPSIP) Kalimantan Tengah, Akhmad Hamdan mengatakan, panen ini merupakan komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan khususnya komoditas jagung sebagai komoditas strategis nasional.

“Bapak Ida Bagus dan Bapak Yos berkomitmen untuk meningkatkan skala produksi jagung nasional. Kami selalu mengatakan bahwa ketahanan pangan adalah pertahanan negara. Jadi kami mempersiapkan apa yang menjadi harapan masyarakat,” ujar Hamdan, Senin.

Hamdan mengatakan, hasil ubinan yang diambil dari tiga lokasi food estate menunjukkan bahwa rata-rata hasil produksi jagung di sana mencapai 5,6 ton hektare atau masuk dalam kategori tinggi karena dihitung berdasarkan pongkol kering.

Baca Juga : Sengketa Tempo – Kementan, Dewan Pers Ambil Alih Setelah Putusan PN Jaksel

“Semua yang berkolaborasi ini penuh semangat dan melakukan pertanaman berkelanjutan untuk memperkuat posisi pangan bangsa,” katanya.

Masih dari lokasi yang sama, Hamdan menambahkan bahwa kegiatan ini dilanjutkan dengan tinjauan lahan singkong dan komoditas lain yang tumbuh subur hampir di semua lahan.

“Singkong disini tumbuh subur dan kami yakin ke depan akan memenuhi semua makanan masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga : Kementan Tegaskan Komitmen Bela Petani Usai PN Jaksel Tolak Mengadili Gugatan

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda