HARIAN.NEWS, PADANG – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengambil langkah strategis menghadapi era kecerdasan buatan (AI). Targetnya: 3.100 pemuda di Kota Padang dan sekitarnya akan mendapatkan pelatihan berbasis AI.
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan program ini bukan sekadar seremonial. Pelatihan digital melalui platform pembelajaran AI akan membekali peserta dengan berbagai kompetitas siap pakai.
Baca Juga : Kemnaker-Komisi IX Perkuat MagangHub 2026 demi Lapangan Kerja
“Kalau 3.100 kurang, bisa diminta tambahan. Tapi habiskan dulu kuota pelatihannya sebanyak 3.100. Saya ingin anak-anak muda kita punya keterampilan, punya skill, punya kompetensi untuk bisa bersaing,” ujar Yassierli.
Pernyataan ini disampaikannya saat meresmikan sumur bor di Masjid Raya Balai Gadang, Kota Padang, pada Kamis (14/5/2026).
Materi Pelatihan: Dari Soft Skill hingga Kewirausahaan
Baca Juga : Menaker Dorong Industri KEK Mandalika Masuk MagangHub
Apa saja yang bakal dipelajari peserta? Platform pembelajaran digital berbasis AI yang disiapkan Kemnaker menyediakan beragam materi, antara lain:
– Pengembangan diri (self-development)
– Kewirausahaan (entrepreneurship)
– Keterampilan nonteknis (soft skills)
– Keterampilan teknis lainnya yang relevan dengan kebutuhan industri
Kuota 3.100 peserta ini merupakan tahap pertama. Artinya, masih ada peluang penambahan jika antusiasme masyarakat tinggi.
Baca Juga : Menaker dan Seskab Luncurkan MagangHub 2026, Kuota Peserta Melonjak Jadi 150 Ribu
Yassierli berharap program ini membuka kesempatan lebih luas bagi generasi muda Sumatera Barat untuk meningkatkan daya saing di dunia kerja yang semakin digital.
Bantuan Pemulihan Pasca Bencana Rp30,3 Miliar
Tak hanya pelatihan AI, Kemnaker juga hadir untuk meringankan beban masyarakat Sumbar pasca bencana banjir dan tanah longsor.
Baca Juga : Kemnaker Resmi Umumkan 3 Besar Calon Direktur Polteknaker
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
