Dalam aspek kualitas, Kemnaker juga menyoroti pentingnya peran aktif dunia industri. Sejumlah perusahaan dinilai telah menerapkan praktik baik, seperti memberikan proyek nyata, evaluasi berkala, hingga pendampingan intensif selama program berlangsung.
“Ke depan, keterlibatan industri akan diperkuat dengan skema kemitraan yang lebih terstruktur, sehingga manfaat program bisa lebih optimal,” ujarnya.
Baca Juga : Wamenaker: Ijazah Bukan Jaminan, Kompetensi Kunci Raih Kerja
Lebih lanjut, Kemnaker menargetkan agar program pemagangan tidak hanya menghasilkan pengalaman kerja, tetapi juga meningkatkan peluang penyerapan tenaga kerja secara langsung oleh industri.
Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah terus mengembangkan platform digital ketenagakerjaan SiapKerja, termasuk fitur KarirHub yang menyediakan akses informasi lowongan kerja secara terintegrasi.
“Kami ingin seluruh peluang kerja, baik dalam maupun luar negeri, dapat diakses melalui satu platform yang terhubung,” kata Yassierli. ***
Baca Juga : Kemnaker Genjot Pelatihan Vokasi, Target 70 Ribu Peserta di 2026
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

