HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Bagi sebagian orang, penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 menyisakan duka mendalam, sebab banyaknya anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia. Tak terkecuali di Kota Makassar.
Berdasarkan data yang dihimpun harian.news, korban pertama adalah William Tandi (23) anggota KPPS TPS 07 Kelurahan Bangkala, Kecamatan Manggala, yang meninggal pada 15 Februari 2024.
Di hari yang sama, Dahlia Salsabila (23) warga BTN Minasa Upa Blok L juga meninggal dunia. Ia bertugas di salah satu TPS di Kelurahan Minasa Upa Kecamatan Rappocini.
Terakhir ada Muh Fahriansyah (26) petugas KPPS di TPS 12 Kelurahan Lariang Bangi, Kecamatan Makassar. Ia meninggal dunia pada 19 Februari 2024.
Rabu (21/2/2024), Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, berkesempatan mengunjungi kediaman almarhum Muh Fahriansyah (26). Pada kesempatan kunjungannya Danny bersama Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin.
Kedatangan Danny, sapaan wali kota, dan Bahtiar disambut ibunda Almarhum Fahriansyah, Harianti. Danny mengatakan bahwa seluruh pemuda yang gugur saat menjalankan tugasnya adalah pejuang.
“Pejuang itu anakta, Insya Allah husnul khatimah, karena dia perjuangkan demokrasi, sabarki bu’ karena doa ta ini yang penting untuk anak-anakta,” ujar Danny menenangkan.
Selain memberi dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan, Ia juga ingin memastikan apa yang menjadi hak keluarga almarhum terpenuhi dengan baik.
“Saya turut berduka cita, saya anggap almarhum ini adalah anak-anak muda kita yang pahlawan untuk menyelamatkan demokrasi kita,” ujarnya.
Sebagai pemerintah kota, pihaknya memerhatikan kondisi pertugas KPPS melalui Dinas Kesehatan. Selain standby di TPS juga mobile memberikan pelayanan 24 jam.
“Jadi mulai sakit sampai di pemakaman itu diurusi semua oleh pemerintah kota, saya sudah minta urus BPJSTK karena almarhum meninggal dalam tugas, saat ini juga kita telah siapkan akta kematian dan Kartu Keluarga (KK) baru,” tutup Danny
Sebelumnya, Danny pada Jumat (16/2/2024) juga mengunjungi kediaman almarhumah Daliyah Salsabila (23),
Kedatangan Danny dalam rangka menguatkan keluarga almarhumah. Sekaligus turut memperhatikan masyarakatnya yang bermukim di Kelurahan Minasa Upa, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar.
Kerabat Dahlia, Wawan menyebut, beliau datang untuk memberi dukungan dan santunan.
“Tadi pagi, Pak Wali Kota sempat ke sini. Beliau datang memberikan santunan pribadi,” ujar Wawan, Jumat (16/2/2024) lalu.
Meski telah diberikan santunan, Wawan enggan menyebutkan nominal santunan tersebut. Ia kembali menekankan, kedatangan DP memang demi menguatkan keluarga Daliyah Salsabila yang baru saja berpulang.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
