HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Politeknik LP3I Makassar (POLIMAK) sukses menyelenggarakan Wisuda 2024 pada Selasa, 29 Oktober 2024, di Hotel Claro Makassar.
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi, Dr Andi Lukman, Ketua Yayasan Global Mandiri Utama, Dr Andy Oetario Putro, Pembina Yayasan Mitra Mandiri, Dr Yusran Paris, sejumlah mitra, orang tua, dan 178 wisudawan.
Wisuda ini merupakan momen penting yang menandai pencapaian POLIMAK dalam mendidik tenaga siap kerja yang kompeten dan adaptif.
Baca Juga : Wisuda Unibos-Poltekbos 2025, Prof Batara Ajak Alumni Tak Hanya Cari Kerja tapi Ciptakan Peluang
Dalam sambutannya, Dr. Andi Lukman menggarisbawahi pentingnya harmoni di lingkungan akademik POLIMAK demi peningkatan kualitas pendidikan vokasi.
“Pengembangan kualifikasi sumber daya manusia, terutama melalui evaluasi jabatan fungsional, sangat penting di lingkungan perguruan tinggi,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kurikulum yang berorientasi pada keahlian sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri saat ini, sehingga lulusan POLIMAK dapat memenuhi standar kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja.
Baca Juga : Unismuh Makassar Wisuda 1.566 Alumni, Lulusan Terbaik Kantongi 5 Jurnal Ilmiah
Direktur POLIMAK, Fiviyanti Hasyim, S.Pd., M.Hum., melaporkan bahwa lebih dari 50% lulusan tahun ini telah diterima bekerja di berbagai perusahaan BUMN, swasta, dan beberapa telah memulai usaha mereka sendiri.
“Alhamdulillah, ini adalah pencapaian besar, mengingat sebagian besar mahasiswa sudah bekerja sebelum wisuda,” ungkapnya.
Ia juga menyebutkan beberapa prestasi yang telah diraih para wisudawan selama studi, seperti lolos dalam program pemagangan pemerintah dan BUMN melalui MSIB, Magenta, dan Merdeka Mengajar, yang memperkaya pengalaman mereka.
Baca Juga : Besok, Unismuh Makassar Bakal Wisuda 1.566 Alumni
Dr Andy Oetario Putro, Ketua Yayasan Global Mandiri Utama, turut mengucapkan selamat kepada para wisudawan yang telah menyelesaikan pendidikan di jenjang Sarjana Terapan dan Ahli Madya.
Ia menekankan pentingnya adaptasi dan pengembangan diri yang berkelanjutan di dunia kerja yang penuh tantangan.
“Menyongsong Indonesia Emas 2025, diperlukan SDM yang berwawasan global dan siap menghadapi perubahan dengan keterampilan yang tidak hanya terbatas pada hard skill tetapi juga soft skill,” tambahnya.
Baca Juga : UMI Wisuda 973 Mahasiswa di Hari Pertama Periode II 2025, Total 4.022 Wisudawan
Pembina Yayasan Mitra Mandiri, Dr Yusran Paris, menyampaikan komitmen POLIMAK untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan sesuai dengan prinsip Link & Match yang berfokus pada kebutuhan dunia kerja.
“Sebagai institusi pendidikan vokasi, kami mengarahkan kurikulum agar selaras dengan dunia usaha dan industri,” jelasnya.
Untuk mempersiapkan lulusan yang kompeten, POLIMAK juga memberikan materi kewirausahaan sebagai upaya membuka kesempatan bagi para alumni untuk berwirausaha.
Di POLIMAK, lulusan dibekali tidak hanya dengan ijazah D3 dan D4, tetapi juga dengan Sertifikat Kompetensi yang akan memperkuat daya saing mereka.
“Kami menyadari bahwa tantangan di dunia usaha dan industri semakin ketat. Oleh karena itu, lulusan harus memiliki mental dan keahlian yang matang,” ujar Yusran Paris.
Sertifikat ini diharapkan menjadi modal tambahan yang membuat lulusan lebih unggul dan siap bersaing.
Sementara itu, Awaluddin, Kepala Kampus LP3I Tamalanrea Makassar, menjelaskan bahwa pendidikan vokasi di POLIMAK dirancang untuk mengajarkan keseimbangan antara hard skill dan soft skill.
“Hard skill diperoleh melalui kurikulum yang berbasis praktik, sementara soft skill seperti kepemimpinan dan komunikasi disampaikan melalui berbagai pelatihan,” jelasnya.
Menurutnya, keterampilan ini sangat penting agar lulusan POLIMAK lebih adaptif dan siap menghadapi tantangan yang semakin kompleks di dunia kerja.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
