HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kota Makassar, Helmy Budiman, menghadiri Focus Group Discussion (FGD) terkait Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Kota Makassar. Acara ini berlangsung di The Rinra Hotel Makassar pada, Rabu (2/10/2024).
Kegiatan yang digagas oleh Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan ini bertujuan untuk mempercepat realisasi investasi di wilayah tersebut. Diskusi ini diselenggarakan melalui Forum Pinisi Sultan, berdasarkan Peraturan Gubernur Sulawesi Selatan Nomor 35 Tahun 2020 tentang Forum Percepatan Investasi, Perdagangan, dan Pariwisata Sulawesi Selatan.
Baca Juga : Apa Kabar Rencana Stadion Baru Makassar? Pemkot Bagi Rencana Pembangunan di 2 Tahap Besar
Helmy Budiman mengungkapkan bahwa proyek PSEL di Kota Makassar dianggap sebagai salah satu peluang investasi potensial untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan.
“Bank Indonesia Sulsel melihat bahwa proyek ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan perekonomian daerah. Oleh karena itu, Pemkot Makassar diundang bersama tim teknis project owner PSEL untuk berdiskusi dalam forum ini,” jelas Helmy.
Dalam FGD tersebut, beberapa poin utama menjadi fokus pembahasan, termasuk aspek strategis, finansial, ekonomi, manajemen, dan pasar terkait proyek PSEL.
Baca Juga : Lima Perusahaan Catat Realisasi Investasi Terbesar di Makassar pada 2024
Selain itu, diskusi juga mencakup skema kerja sama antara investor dan pemilik proyek, progres pembangunan PSEL, hingga rencana timeline untuk merealisasikan proyek tersebut.
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan proyek PSEL dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta lingkungan di Sulawesi Selatan.
Penulis: Nursinta
Baca Juga : Realisasi Investasi Kota Makassar Capai Rp2,556 Triliun, Penyumbang Tertinggi di Sulsel
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

