Logo Harian.news

Makassar Travel Fair 2025 di Surabaya, Dispar Makassar Bawa Pesona Wisata dan Kuliner Kota Daeng

Editor : Redaksi II Selasa, 04 November 2025 22:52
Makassar Travel Fair 2025 di Surabaya, Dispar Makassar Bawa Pesona Wisata dan Kuliner Kota Daeng
APERSI

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Kota Surabaya kembali menjadi panggung penting bagi promosi pariwisata dari wilayah timur Indonesia. Melalui gelaran Makassar Travel Fair (MTF) 2025 yang berlangsung di Atrium Tunjungan Plaza 6 pada 1–2 November 2025, Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar tampil all-out menghadirkan potensi wisata, budaya, hingga kuliner khas Makassar.

Sebanyak 28 tenant ikut berpartisipasi, mulai dari PHRI, ASITA, Dekranasda, hingga pelaku UMKM yang membawa beragam kriya, tas, aksesori, serta kuliner khas Makassar seperti coto, pallubasa, jalangkote, dan konro.

Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran Dispar Makassar, Yulianti Jabi, mengatakan bahwa tahun ini Kota Makassar hadir dengan paket promosi yang lebih lengkap dan komprehensif.

“Tahun ini kami tampil lebih lengkap. Bukan hanya wisata, tetapi juga produk lokal dan kuliner khas Makassar,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Surabaya merupakan salah satu pasar wisata terbesar bagi Makassar, didukung oleh akses penerbangan langsung yang kini tersedia tiga kali sehari.

“Surabaya masuk tiga besar. Setelah Jakarta dan Bali, Surabaya memiliki wisatawan terbanyak yang berkunjung ke Makassar. Masyarakat Surabaya juga sangat menyukai kuliner Makassar, jadi potensinya besar sekali,” kata Yulianti.

Antusiasme pengunjung pada gelaran MTF 2025 tercermin dari tingginya minat pembelian paket wisata. Hingga hari kedua pameran, tercatat 400 paket wisata telah terjual. Dispar Makassar menargetkan nilai transaksi tahun ini dapat melampaui capaian tahun lalu, yang hampir menyentuh Rp 40 miliar, termasuk transaksi dari wisatawan Korea Selatan senilai Rp 2,1 miliar.

Salah satu daya tarik utama pada pameran tahun ini adalah promosi wisata kapal pinisi, ikon maritim Sulawesi Selatan yang telah diakui UNESCO sejak 2017 sebagai Warisan Budaya Takbenda.

“Wisata kapal pinisi kini sudah mulai dibuka untuk masyarakat umum. Sebelumnya hanya diperuntukkan bagi tamu undangan,” jelas Yulianti.

Dispar Makassar saat ini mengoperasikan dua kapal pinisi dengan tiga paket wisata unggulan: sunset sailing, one day trip, dan half day trip. Rute perjalanan meliputi Pulau Lae Lae, Center Point of Indonesia, hingga kawasan Tanjung Bunga. Durasi pelayaran berkisar 2,5–3 jam dengan kapasitas maksimal 40 penumpang.

“Kalau berlayar jam lima sore, wisatawan bisa menikmati sunset langsung dari atas kapal. Konsepnya seperti city cruise, tapi versi Makassar,” tambahnya.

Melalui MTF 2025, Dispar Makassar berharap citra pariwisata Kota Daeng semakin kuat di pasar Jawa Timur sekaligus memperluas jangkauan wisatawan domestik dan mancanegara.


Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda