HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Umat Islam memasuki salah satu fase penting di bulan suci Ramadan. Berdasarkan perhitungan kalender hijriah, malam ke-21 Ramadan 1447 H diperkirakan jatuh pada Selasa malam, 10 Maret 2026.
Malam tersebut menjadi awal dari rangkaian sepuluh malam terakhir Ramadan, periode yang diyakini menyimpan malam penuh kemuliaan, yakni Lailatul Qadar.
Pada fase ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, mulai dari salat malam, membaca Al-Qur’an, hingga memperbanyak doa dan dzikir.
Baca Juga : Kapan Nuzulul Quran 2026? Simak Keutamaan dan Amalan yang Dianjurkan
Dalam sejumlah hadis, Nabi Muhammad SAW menganjurkan umatnya untuk mencari Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan, seperti malam ke-21, 23, 25, 27, dan 29.
Meski begitu, waktu pasti terjadinya Lailatul Qadar tidak pernah disebutkan secara pasti. Para ulama menjelaskan, hal tersebut menjadi hikmah agar umat Islam terus meningkatkan kualitas ibadah sepanjang sepuluh malam terakhir Ramadan.
Lailatul Qadar sendiri disebut dalam Al-Qur’an sebagai malam yang memiliki keutamaan luar biasa, bahkan lebih baik dari seribu bulan. Karena itu, banyak umat Islam memanfaatkan momen ini dengan memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Baca Juga : Kapan Malam Lailatul Qadar 2025? Ini Waktu Terbaiknya!
Memasuki malam ke-21 Ramadan, berbagai masjid di sejumlah daerah biasanya mulai dipadati jamaah yang melaksanakan itikaf, yaitu berdiam di masjid untuk fokus beribadah selama malam-malam terakhir Ramadan.
Momentum ini menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas spiritual sekaligus meraih keberkahan di penghujung bulan suci.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
