Logo Harian.news

PIALA DUNIA 2026

Maple, Zayu, Clutch: 3 Maskot Piala Dunia 2026 dan Filosofinya

Editor : Andi Awal Tjoheng Senin, 06 Juli 2026 22:50
maskot Piala Dunia 2026: Maple (Kanada), Zayu (Meksiko), Clutch (AS) || (X@MZCmascots)
maskot Piala Dunia 2026: Maple (Kanada), Zayu (Meksiko), Clutch (AS) || (X@MZCmascots)

HARIAN.NEWS, JAKARTA — Federation Internationale de Football Association (FIFA) menghadirkan tiga maskot: Maple, Zayu, dan Clutch, yang menjadi cerminan sejarah baru turnamen empat tahunan tersebut yang untuk pertama kalinya digelar di tiga benua secara bersamaan.

Piala Dunia 2026 yang berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 menyatukan Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat (AS). Format baru ini pula yang mendorong FIFA merancang tiga ikon visual untuk memastikan kekayaan budaya masing-masing tuan rumah terakomodasi dengan adil.

Baca Juga : Piala Dunia 2026 Jadi Turnamen Terakhir Ronaldo Bersama Portugal

Lantas, siapa sesungguhnya trio maskot yang mendominasi merchandise sepanjang turnamen 48 tim ini?

Maple: Rusa Petualang dari Negeri Syurga

Maple the Moose || (X@MZCmascots)

Baca Juga : Akhir Era Neymar: Pensiun Usai Brasil Tersingkir di Piala Dunia 2026

Mewakili Kanada, Maple digambarkan sebagai seekor rusa besar (moose). Hewan ini bukan pilihan sembarangan, mengingat moose sangat identik dengan fauna ikonik di wilayah utara Bumi.

Nama “Maple” diambil langsung dari simbol negara Kanada yang terpampang di bendera mereka: daun maple. Tampil dominan dengan warna merah, karakter ini memancarkan aura ramah, penuh semangat, dan gemar menjelajah.

Filosofi Maple hendak menunjukkan kepada dunia keramahan masyarakat Kanada serta kecintaan mendalam mereka terhadap alam liar yang terjaga.

Baca Juga : Cape Verde: Debutan yang Tak Tumbang di 90 Menit

Zayu: Kekuatan Peradaban Mesoamerika

Zayu the Jaguar || (X@MZCmascots)

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Halaman
Penulis : ANDI AWAL TJOHENG

Follow Social Media Kami

KomentarAnda