HARIAN.NEWS, SINJAI – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Kompleks Pondok Pesantren Darul Istiqamah Al Markaz Al Islamy, Sabtu (14/2/2026).
Peresmian Masjid Jaami Asy Syarif Darul Istiqamah bukan sekadar seremoni, melainkan momentum lahirnya ruang baru bagi tumbuhnya nilai-nilai keislaman, pendidikan, dan kebersamaan.
Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Sinjai Hajja Ratnawati Arif sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan sarana ibadah dan pendidikan keagamaan di Kabupaten Sinjai.
Dalam sambutannya, pimpinan pesantren, KH Fadhlullah Marzuki, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap pembangunan masjid di lingkungan pesantren.
Ia berharap kehadiran masjid tersebut menjadi pusat pembinaan akhlak dan spiritual santri, sekaligus ruang yang mempererat ukhuwah Islamiyah.
“Masjid ini bukan hanya bangunan fisik, tetapi tempat lahirnya generasi yang cinta ilmu dan berakhlak mulia,” tuturnya.
Bupati hajja Ratnawati menegaskan bahwa masjid memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda.
Menurutnya, masjid harus hidup dengan berbagai aktivitas positif — mulai dari kajian, pembinaan akhlak, hingga penguatan nilai sosial kemasyarakatan.
“Masjid harus menjadi ruang yang hidup, tempat pembinaan umat, sekaligus pusat lahirnya generasi yang berakhlak dan berilmu,” ujarnya.
Momentum peresmian ini semakin bermakna karena dirangkaikan dengan kegiatan Tarhib Ramadan menyambut bulan suci 1447 Hijriah.
Ajakan pun disampaikan kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk aparatur pemerintah di tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa, agar menjadikan masjid dan musala sebagai pusat penguatan moral dan spiritual masyarakat.
Tak hanya itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan wisuda santri dan santriwati Raudatul Atfal pesantren sebagai simbol keberhasilan pendidikan dini berbasis keagamaan. Senyum haru para orang tua dan guru menjadi saksi tumbuhnya generasi penerus yang dibina dalam lingkungan religius.
Peresmian Masjid Jaami Asy Syarif Darul Istiqamah menjadi penegas bahwa sinergi antara pemerintah dan lembaga pendidikan Islam mampu menghadirkan cahaya syiar yang meneduhkan.
Dari Sinjai, semangat membangun generasi berakhlak terus dikobarkan menguatkan nilai spiritual, sosial, dan pendidikan demi masa depan yang lebih harmonis. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
