Tidak ada masalah sepanjang peningkatan dalam spritual juga lebih mencerdaskan. Dan kembali fitri.
Lahir menjadi manusia yang meningkat ketakwaannya. Tidak terbelenggu dan melekat oleh urusan dunia, mementingkan diri dan kepekaan keimanan tergerus.
Baca Juga : Ketika Kekerasan Menjadi Bahasa Politik, Kata-Kata Pun Menjadi Ancaman Nyata
Dua hari raya besar keagamaan yang berlangsung hampir bersamaan ini, jika direnungkan lebih dalam dapat memberi arti penjagaan diri sendiri dibutuhkan oleh manusia.
Hingar-bingar duniawi selama ini membuat kita sibuk, gelisah akan hari esok, berusaha memastikan semua berjalan dengan lancar.
Ramadan dan Nyepi membantu manusia untuk lebih pasrah, berserah, dan sejenak melepaskan kemelekatan terhadap dunia.
Baca Juga : Polemik Haji 2026 : Kebijakan Ada Tapi Ketenangan Jemaah Masih Dipertanyakan
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

