Sidang Isbat ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk perwakilan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Komisi VIII DPR dan perwakilan kedutaan besar negara-negara Islam. Keberadaan berbagai pihak ini memperlihatkan komitmen pemerintah dalam memastikan keakuratan dan transparansi keputusan yang diambil.
Dengan ditetapkannya awal Ramadan pada 19 Februari 2026, umat Islam di Indonesia diharapkan dapat menjalankan ibadah puasa dengan penuh kesadaran dan kebersamaan. Meskipun terdapat perbedaan penetapan antara pemerintah dan organisasi lain seperti Muhammadiyah, semua pihak diharapkan dapat menjaga kesatuan dan menghormati perbedaan dalam menjalankan ibadah. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
