HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di wilayah Sulawesi Selatan terus menunjukkan tren positif.
Sepanjang tahun 2024, total KUR yang disalurkan oleh Regional Office BRI Makassar mencapai Rp13,4 triliun. Angka ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp12,9 triliun.
Baca Juga : Mendikdasmen Mu’ti Resmikan Klinik Utama PKU Muhammadiyah Sulsel, Perkuat Layanan Kesehatan Bagi Lansia
Pejabat Pengganti Sementara (Pgs) Regional CEO BRI Makassar, Teguh Rahadian, mengatakan kredit KUR tersebut sebagian besar diserap oleh sektor pertanian, sejalan dengan karakteristik masyarakat di wilayah kerja BRI Makassar.
Kemudahan akses pembiayaan menjadi salah satu faktor meningkatnya realisasi penyaluran KUR, terutama bagi pelaku usaha mikro.
“Penerima KUR Mikro hanya dipersyaratkan telah menjalankan usahanya minimal selama enam bulan, tanpa perlu menyertakan tambahan agunan lainnya,” ungkapnya kepada harian.news, Selasa (27/05/2025).
Baca Juga : Syawalan Muhammadiyah Sulsel Dimajukan 28 Maret, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Dipastikan Hadir
Selain itu, BRI juga terus memperluas jangkauan layanan keuangan melalui digitalisasi, termasuk penguatan peran Agen Brilink di wilayah pelosok.
Hal ini sekaligus menjadi sarana dalam peningkatan literasi digital dan perlindungan data nasabah.
“Bank BRI Regional Office Makassar tidak hanya memperkuat unit kerja fisik, tetapi juga membina Agen Brilink sebagai mitra untuk memperluas akses layanan keuangan dan literasi digital, terutama di daerah terpencil,” ujar Teguh.
Baca Juga : Hadapi Kemarau Lebih Awal, Kementan Dorong Pemanfaatan Varietas Padi Adaptif
Lebih jauh, upaya BRI dalam memperkuat literasi digital juga dilakukan melalui integrasi program Holding Ultra Mikro sejak 2021, yang melibatkan Pegadaian dan PNM.
Sinergi ini dinilai memperkuat komitmen BRI dalam menjaga keamanan data dan memperkuat pemahaman digital masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan mikro di pedesaan.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

