Menit ke-72, Kimmich memberikan assist ketiganya (!!) kepada pemain pengganti Denis Undav – skor 6-1.
Gol penutup yang manis datang dari Kai Havertz* pada menit ke-88. Tendangan cungkilnya membuat kiper Room memungut bola untuk ketujuh kalinya. Skor akhir 7-1.
Baca Juga : Pantai Gading 1-0 Ekuador: Gol Dramatis Amad Diallo Menit 90
Statistik & Catatan Bersejarah
– 7 gol menjadi kemenangan terbesar Jerman di Piala Dunia sejak 2014 (vs Brasil 7-1).
– Joshua Kimmich mencatatkan tiga assist dalam satu pertandingan – rekor pribadi.
– Curaçao tetap mengukir sejarah: gol pertama mereka di pentas dunia.
– Kai Havertz brace (2 gol), Musiala, Nmecha, Schlotterback, Brown, Undav masing-masing satu.
| Tim | Skor | Pencetak Gol |
|---|---|---|
| Jerman | 7 | Nmecha (6′), Schlotterback (38′), Havertz (45+4′ pen, 88′), Musiala (47′), Brown (68′), Undav (72′) |
| Curaçao | 1 | Comenencia (21′) |
Susunan Pemain
Baca Juga : Jepang Kembali Kejutkan Dunia: 2-2 Lawan Belanda
Jerman (4-2-3-1): Manuel Neuer – Joshua Kimmich, Jonathan Tah, Nico Schlotterbeck, Nathaniel Brown – Felix Nmecha, Aleksandar Pavlovic – Leroy Sané, Jamal Musiala, Florian Wirtz – Kai Havertz.
Pelatih: Julian Nagelsmann
Curaçao (4-2-3-1): Eloy Room – Sherel Floranus, Riechedly Bazoer, Armando Obispo, Deveron Fonville – Livano Comenencia, Leandro Bacuna – Sontje Hansen, Tahith Chong, Juninho Bacuna – Jurgen Locadia.
Pelatih: Dick Advocaat
Jerman kini kokoh di puncak Grup E dengan 3 poin dan selisih gol fantastis (+6). Curaçao meski kalah telak, tetap bisa tersenyum karena telah mencatatkan nama di papan skor Piala Dunia. Pekan depan, Jerman akan menghadapi lawan lebih berat, sementara Curaçao berusaha bangkit. ***
Baca Juga : Grup F Panas: Belanda Diunggulkan, Jepang Bisa Kejutkan
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
