Logo Harian.news

Populer Pekan Ini: Dinamika Politik, Sosial, dan Isu Krusial di Luwu Utara, Gowa, dan Sinjai

Editor : Andi Awal Tjoheng Sabtu, 15 Maret 2025 16:58
Wakil Ketua Komisi II DPRD Luwu Utara, Hatta Turusi ||handover
Wakil Ketua Komisi II DPRD Luwu Utara, Hatta Turusi ||handover
APERSI

HARIAN.NEWS, JAKARTA – Pekan ini, sejumlah peristiwa penting mencuat di berbagai daerah di Sulawesi Selatan. Dari persaingan calon Ketua DPRD Luwu Utara, kunjungan mengejutkan Bupati Gowa tanpa pengawal, hingga desakan transparansi dalam kasus korupsi “Ceklok” di Sinjai.

Tak kalah menarik, isu keterlambatan pembayaran TPP ASN di Luwu Utara dan penetapan besaran zakat fitrah 2025 juga menjadi perhatian publik.

Baca Juga : Bupati Gowa Sampaikan Duka Mendalam Kepergian Mantan Camat Bontonompo Periode 2006-2008

1. Persaingan Kursi Ketua DPRD Lutra, Hatta Turusi Jadi Sorotan

Setelah wafatnya Amir Makhmud, kursi Ketua DPRD Lutra kini menjadi rebutan. Partai Golkar telah mengusulkan empat nama ke DPD I Sulsel, dan satu yang paling mencuri perhatian adalah Hatta Turusi.

Sebagai Wakil Ketua Komisi II DPRD Lutra, Hatta memiliki rekam jejak yang solid dalam politik daerah. Loyalitasnya terhadap partai serta pengalaman legislatifnya membuat namanya mencuat dalam bursa calon Ketua DPRD Lutra.

Baca Juga : Bupati Gowa dan BBWS Pompengan Jeneberang Atensi Pengembangan Danau Mawang

“Saat ini kami masih menunggu keputusan final dari DPD I. Yang jelas, siapapun yang terpilih harus mampu membawa perubahan bagi masyarakat,” ujar seorang kader Golkar yang enggan disebutkan namanya.

2. Kejutan di Kalebarembeng: Bupati Gowa Datang Tanpa Pengawal

Warga Kalebarembeng, Kecamatan Bontonompo Selatan, dikejutkan dengan kedatangan Bupati Gowa, Husniah Talenrang, yang tiba tanpa pengawalan resmi.

Baca Juga : 3 Jam Diskusi, Bupati Bersama BBWS Pompengan Sepakat Bersinergi Membangun Gowa

Anto Daeng Rowa, warga yang didatangi langsung oleh sang bupati, mengaku tertegun melihat pemimpin daerahnya berdiri di depan rumahnya.

“Biasa pejabat kalau datang rame, tapi ini beliau sendiri. Saya sempat bingung,” ujar Anto.

Tak hanya sekadar berkunjung, Husniah juga membawa bantuan bagi keluarga Anto dan bahkan menyatakan diri sebagai orang tua asuh bagi mereka. Langkah ini bukan pertama kali ia lakukan—sejak menjabat, ia sudah mengambil peran serupa bagi beberapa keluarga miskin ekstrem di berbagai kecamatan.

Baca Juga : Menjelang Senja Pengabdian

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Halaman

Follow Social Media Kami

KomentarAnda