HARIAN.NEWS, JAKARTA – Pekan ini, sejumlah peristiwa penting mencuat di berbagai daerah di Sulawesi Selatan. Dari persaingan calon Ketua DPRD Luwu Utara, kunjungan mengejutkan Bupati Gowa tanpa pengawal, hingga desakan transparansi dalam kasus korupsi “Ceklok” di Sinjai.
Tak kalah menarik, isu keterlambatan pembayaran TPP ASN di Luwu Utara dan penetapan besaran zakat fitrah 2025 juga menjadi perhatian publik.
Baca Juga : Bupati Gowa Akui Event Reuni IKA SMPN Selalu Mengasyikkan
1. Persaingan Kursi Ketua DPRD Lutra, Hatta Turusi Jadi Sorotan
Setelah wafatnya Amir Makhmud, kursi Ketua DPRD Lutra kini menjadi rebutan. Partai Golkar telah mengusulkan empat nama ke DPD I Sulsel, dan satu yang paling mencuri perhatian adalah Hatta Turusi.
Sebagai Wakil Ketua Komisi II DPRD Lutra, Hatta memiliki rekam jejak yang solid dalam politik daerah. Loyalitasnya terhadap partai serta pengalaman legislatifnya membuat namanya mencuat dalam bursa calon Ketua DPRD Lutra.
Baca Juga : Husniah Talenrang: Membangun Pendidikan Berarti Menanam Investasi Dunia Akherat
“Saat ini kami masih menunggu keputusan final dari DPD I. Yang jelas, siapapun yang terpilih harus mampu membawa perubahan bagi masyarakat,” ujar seorang kader Golkar yang enggan disebutkan namanya.
2. Kejutan di Kalebarembeng: Bupati Gowa Datang Tanpa Pengawal
Warga Kalebarembeng, Kecamatan Bontonompo Selatan, dikejutkan dengan kedatangan Bupati Gowa, Husniah Talenrang, yang tiba tanpa pengawalan resmi.
Baca Juga : Husniah vs Panggung Politik: Ketika Seorang Bupati Perempuan Memilih Melawan, Bukan Tunduk
Anto Daeng Rowa, warga yang didatangi langsung oleh sang bupati, mengaku tertegun melihat pemimpin daerahnya berdiri di depan rumahnya.
“Biasa pejabat kalau datang rame, tapi ini beliau sendiri. Saya sempat bingung,” ujar Anto.
Tak hanya sekadar berkunjung, Husniah juga membawa bantuan bagi keluarga Anto dan bahkan menyatakan diri sebagai orang tua asuh bagi mereka. Langkah ini bukan pertama kali ia lakukan—sejak menjabat, ia sudah mengambil peran serupa bagi beberapa keluarga miskin ekstrem di berbagai kecamatan.
Baca Juga : Tinjau Pelayanan di RSUD Syekh Yusuf dan MPP, Bupati Gowa Pastikan Berjalan Optimal
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
