Logo Harian.news

Prabowo Tegaskan Lanjutkan Makan Bergizi Gratis: Dana dari Efisiensi!

Editor : Andi Awal Tjoheng Minggu, 22 Maret 2026 19:50
Presiden Prabowo Subianto dalam diskusi dengan sejumlah pakar dan jurnalis senior di Hambalang Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (17/3/2026). (tangkaplayar_IG@presidenrepublikindonesia)
Presiden Prabowo Subianto dalam diskusi dengan sejumlah pakar dan jurnalis senior di Hambalang Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (17/3/2026). (tangkaplayar_IG@presidenrepublikindonesia)

Prabowo: Daripada Korupsi, Lebih Baik Rakyat Makan Bergizi Gratis

HARIAN.NEWS,JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto secara tegas menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program makan bergizi gratis (MBG) sebagai kebijakan strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Baca Juga : MBG Libur Sekolah! 27.820 SPPG Tak Dapat Insentif

Program yang menyasar anak-anak sekolah dan kelompok rentan ini dinilai tidak hanya efektif untuk mengatasi masalah stunting, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja baru di berbagai sektor.

“Daripada uang dikorupsi, lebih baik rakyat bisa makan,” tegas Prabowo dalam dialog interaktif bersama perwakilan media di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, belum lama ini.

Prioritas Atasi Stunting dan Tingkatkan Gizi Anak

Baca Juga : Resmi! Nanik S. Deyang Jadi Kepala BGN, Said Iqbal Penasihat Presiden

Prabowo menjelaskan bahwa program makan bergizi gratis merupakan investasi jangka panjang bagi bangsa. Pemberian nutrisi yang cukup kepada anak-anak di usia pertumbuhan diyakini mampu menekan angka stunting yang masih menjadi tantangan Indonesia.

“Anak-anak kita adalah masa depan bangsa. Mereka butuh gizi yang cukup untuk tumbuh kembang optimal. Ini bukan sekadar program bantuan, tapi investasi SDM,” ujar Prabowo.

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa prevalensi stunting di Indonesia masih memerlukan perhatian serius. Melalui MBG, pemerintah menargetkan perbaikan status gizi jutaan anak secara bertahap melalui pemberian makanan bergizi seimbang setiap hari.

Baca Juga : Efisiensi Anggaran: Hemat atau Mengurangi Hak Pelayanan Masyarakat?

Buka Jutaan Lapangan Kerja Baru

Selain aspek kesehatan, Presiden juga menyoroti dampak ekonomi dari program makan bergizi gratis. Ia menyebut, program ini berpotensi membuka jutaan lapangan kerja baru yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Bayangkan, dari dapur produksi, rantai pasok pangan, petani, peternak, nelayan, hingga distribusi. Ini menciptakan ekosistem ekonomi yang luar biasa,” papar Prabowo.

Baca Juga : Pemerintah Siapkan Dashboard MBG Terbuka, Guru Bisa Lapor Menu Bosen

Lapangan kerja yang tercipta tidak hanya terbatas pada tenaga memasak di dapur umum, tetapi juga merambah ke sektor hulu seperti pertanian, peternakan, perikanan, serta sektor jasa logistik dan distribusi. Hal ini diharapkan dapat menggerakkan ekonomi lokal di berbagai daerah.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Halaman
Penulis : ANDI AWAL TJOHENG

Follow Social Media Kami

KomentarAnda