HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Rencana pembangunan stadion baru di Untia terus menunjukkan progres positif. Pemkot Makassar tengah menyusun strategi agar proyek ini dapat berjalan tanpa membebani APBD sepenuhnya.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa pendanaan proyek bisa menggunakan skema kombinasi antara anggaran pemerintah dan investasi pihak ketiga. Hal ini untuk memastikan stadion dapat terealisasi secara optimal tanpa kendala finansial.
Baca Juga : Resmi Dibuka, Taro Waterpark Makassar Tawarkan Wisata Edukasi Anak
“Ada dua pilihan, bisa kombinasi atau sepenuhnya dari pihak ketiga. Kalau ada investor yang bersedia membiayai keseluruhan, tentu akan lebih bagus,” ujar Munafri, Minggu (9/3/2025).
Salah satu tantangan utama dalam proyek ini adalah kondisi lahan yang masih mentah. Proses perataan dan penimbunan diperlukan sebelum stadion dapat dirancang lebih lanjut. Biaya awal untuk tahap ini diperkirakan mencapai Rp70 miliar.
“Kurang lebih Rp70 miliar. Ini pernah dihitung, tapi kami akan lakukan perhitungan ulang untuk memastikan mana yang perlu pengerjaan lebih lanjut,” jelas Munafri.
Baca Juga : Trotoar Makassar Belum Inklusif, Dikuasai PKL dan Parkir Liar
Ia menambahkan bahwa jika lahan sudah siap, maka pemerintah dapat menawarkan proyek ini kepada investor dengan lebih menarik. Konsep desain dan estimasi biaya stadion juga akan disiapkan lebih awal sebagai bagian dari strategi pemasaran kepada calon mitra pembangunan.
Selain aspek finansial, Pemkot Makassar juga mempercepat penyelesaian berbagai aspek teknis dan legalitas proyek. Dinas Pertanahan ditugaskan untuk memastikan ukuran dan batas wilayah stadion, sementara Bagian Hukum dan Aset akan menangani status kepemilikan lahan.
“Setelah data ukuran dan legalitasnya siap, saya akan serahkan ke Pak Iwan untuk dianalisis lebih lanjut,” kata Munafri.
Baca Juga : RMC Tingkatkan Akses Layanan Kesehatan di Makassar, Siapkan Standar International hingga Promo Menarik
Ia menggandeng Direktur Jakarta Propertindo (Jakpro), Iwan Takwin, yang sebelumnya terlibat dalam pembangunan Jakarta International Stadium (JIS), untuk membantu dalam perancangan proyek ini.
Menurut Iwan Takwin, selain aspek teknis, stadion ini juga harus dirancang dengan mempertimbangkan aksesibilitas dan potensi ekonomi di sekitarnya.
“Lahan ini cukup luas dan memungkinkan untuk dibangun stadion. Namun, yang juga penting adalah bagaimana stadion ini bisa memberikan dampak ekonomi bagi Makassar,” ujar Iwan.
Baca Juga : Unismuh Makassar Apresiasi Pemenang Lomba Video Ramadan, Ini Daftar Juara
Dengan adanya perencanaan matang dan strategi pendanaan yang jelas, proyek Stadion Untia diharapkan tidak hanya menjadi pusat olahraga, tetapi juga mendongkrak sektor pariwisata dan bisnis di Makassar.
PENULIS: NURSINTA
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

