Logo Harian.news

Ratusan Warga Pangkep Idap HIV, Dinkes Sulsel Soroti Koordinasi AntarOPD

Editor : Rasdianah Jumat, 03 Mei 2024 15:16
ilustrasi HIV. Foto: istock
ilustrasi HIV. Foto: istock

HARIAN.NEWS, PANGKEP – Tak disangka penyuka sesama jenis (Homoseksualitas) atau akrab disebut homoseksual (Gay) dan Lesbian di Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep) disebut-sebut semakin marak.

Hal ini terlihat dari meningkatnya kasus penderita penyakit menular seperti HIV (AIDS) dari tahun ke tahun. Bahkan tercatat delapan tahun terakhir jumlah penderita HIV di Kabupaten Pangkep terus mengalami peningkatan yang diduga imbas dari penyuka sesama jenis tersebut.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep yang dihimpun harian.news mulai 2016 hingga April 2024 jumlah penderita HIV mencapai ratusan.

Baca Juga : Homoseksual Merebak, Kasus HIV di Pangkep Meningkat

Tercatat 235 orang warga Kabupaten Pangkep terkena HIV dan parahnya mereka adalah Homoseksual atau Gay. Di Tahun 2016 penderitanya hanya satu orang, pada 2017 sebanyak 16 kasus, 2018 sebanyak 21 kasus, 2019 sebanyak 55 kasus, 2020 ditemukan sebanyak 26 kasus, 2021 sebanyak 17 kasus, 2022 sebanyak 36 kasus yang tercatat. Sementara itu di tahun 2023 angka itu menurun sebanyak 35 kasus dan terakhir pada April 2024 sebanyak 26 kasus.

Sebagai alarm atas informasi pengidap HIV di Kabupaten Pangkep, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan beri isyarat ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar lebih meningkatkan kewaspadaan terkait penular penyakit HIV tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Ishaq Iskandar mengungkapkan peran pemerintah daerah dalam hal ini harus lebih diperhatikan secara serius dengan melibatkan masyarakat supaya lebih dapat membantu kasus penyakit HIV itu segera teratasi.

Baca Juga : Homoseksual Pemicu HIV Diduga Sasar Sekolah, Disdik Sulsel Imbau UPT Berhati-hati

“Kami mengharapkan peran serta masyarakat untuk melakukan upaya preventif dan promotif dalam rangka mengantisipasi perilaku (Homososialitas) seperti ini,” tegas Ishaq, Jumat (3/5/2024).

Ia menambahkan, dalam hal ini juga membutuhkan sinergitas antarmasyarakat dan juga OPD terkait di Kabupaten Pangkep.

“Sebaiknya memberikan edukasi-edukasi kepada seluruh orang tua bisa mengawasi pergaulan anaknya ketika sedang diluar rumah,” katanya.

Baca Juga : Pokmaswas Diharap Ikut Serta Jaga Kelautan dan Perikanan di Pangkep

“Dijaga anak ta’, Keluarga ta’, berikan pendidikan agama, moral dan akhlak. Para pemuka agama, guru, tokoh masyarakat, tokoh adat, pemerintah daerah setempat agar bersama-sama untuk mencegah perilaku seperti ini demi mencegah penyakit menular ini meluas,” lanjut Ishaq.

Untuk itu, Ishaq Iskandar mengimbau kepada seluruh Stake Holder yang ada di bawah lingkup Pemkab Pangkep untuk senantiasa berkolaborasi dalam mencegah perluasan virus HIV tersebut.

“Insya Allah bersama kita bisa,” pungkasnya.

Baca Juga : 279 PPPK Pangkep Terima SK Tenaga Kesehatan, Guru dan Teknis, MYL Sampaikan Harapan

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep, Herliana yang telah di konfirmasi melalui sambungan WhatsApp pribadinya sehubungan dengan adanya informasi virus HIV ini belum juga memberikan jawabannya.

(MUH YUSUF YAHYA)

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news atau Whatsapp 081243114943

Follow Social Media Kami

KomentarAnda